Kompas TV video vod

Beda Keterangan ART Sambo dengan CCTV Kejadian Penembakan Yosua, Perlukah Pemanggilan Ulang?

Sabtu, 3 Desember 2022 | 23:30 WIB
Penulis : Dea Davina

JAKARTA, KOMPAS.TV - Tak ada lagi celah berbohong.

Beda keterangan saksi asisten rumah tangga keluarga Ferdy Sambo, Diryanto alias Kodir, terpatahkan dengan bukti baru rekaman CCTV.

Di muka sidang, hakim menyoroti rekaman CCTV Kompleks Polri Duren Tiga yang memperlihatkan ART Sambo, Kodir, yang mondar-mandir di hari tewasnya Yosua.

Padahal sejak dihadirkan sebagai saksi, Kodir menyebut tak berada di dalam rumah, sehingga tak mengetahui apapun mengenai penembakan Yosua.

Inkonsistensi keterangan saksi, bukan pertama kali terjadi di sidang kasus Sambo.

Hakim bahkan sempat mengancam dua ART Sambo, untuk dipidanakan.

Baca Juga: Hakim Kaget Kodir ART Ferdy Sambo Berbohong Soal CCTV!

Menanggapi hal ini, Mantan Hakim Agung, Gayus Lumbuun, menilai perlunya pemanggilan ulang para saksi.

Termasuk ART Sambo, Kodir dan Susi.

Menurut Gayus, saksi perlu dihadirkan kembali, setelah adanya CCTV agar tak lagi berkilah, apalagi memberikan kesaksian palsu.

Yang jelas, memberi kesaksian palsu di persidangan, bisa dipidana.

Pelakunya bisa dikenakan pasal 174 KUHAP dan pasal 242 KUHP, dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Lalu sejauh mana pemanggilan ulang para saksi dimungkinkan?

Kompas TV membahasnya bersama dengan Pakar Hukum Pidana yang juga Mantan Hakim , Asep Iwan Iriawan.
 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x