Kompas TV video vod

Rehabilitasi dan Rekontruksi Pasca Gempa Sulawesi Tengah, 2.813 Huntap Telah Ditempati

Sabtu, 3 Desember 2022 | 12:13 WIB
Penulis : Shinta Milenia

PALU, KOMPAS.TV - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah melakukan sebagian besar tugas rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi, tsunami dan likuefaksi tahun 2018 di Sulawesi Tengah.

Lokasinya berada di Huntap Tondo, Kelurahan Duyu, Huntap Satelit Balaroa dan Desa Pombewe di Kabupaten Sigi.

Data dari Kementerian PUPR, ada 2.813 huntap yang telah ditempati.

Di masing-masing huntap telah dilengkapi dengan fasilitas air bersih hingga akses jalan.

Adapun fasilitas pendidikan dan ruang terbuka hijau masih dalam proses pembangunan.

Khusus untuk fasilitas air bersih di hunian tetap Pombewe telah dialiri air bersih dari sumber Sungai Paneki yang kemudian diolah di sistem penyediaan air minum, SPAM, Huntap Pombewe. 

Selain menyediakan fasilitas hunian tetap, Kementerian PUPR juga telah merehabilitasi serta merekonstruksi pintu irigasi gumbasa di Kabupaten Sigi dengan menggunakan teknologi terbaru untuk meminimalisir potensi likuefaksi.

Di Kota Palu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga membangun tanggul laut dilengkapi dengan tambatan perahu.

Tanggul yang membentang dari Kelurahan Silae, Lere, Besusu sampai Kelurahan Talise berfungsi untuk meminimalisir hempasan gelombang dari Teluk Palu.

Sejumlah jalan yang dulunya rusak terdampak bencana pun telah diperbaiki, termasuk jembatan di beberapa titik.

Kepala Satuan Tugas Bencana Kementerian PUPR di Sulawesi Tengah, Arie Setiadi mengatakan secara umum pengerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana tahun 2018 silam telah berjalan lebih dari 50 persen di kurun waktu 4 tahun pasca bencana, sejumlah fasilitas telah dapat dipergunakan oleh warga Penyintas atau pun pengunjung yang datang ke Kota Palu, Sigi, dan Donggala.

Di tahun 2023 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan untuk menyelesaikan rehab rekon di wilayah terdampak bencana gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi Sulawesi Tengah.
 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x