Kompas TV nasional peristiwa

Yudo Margono Disorot Bakal Jabat Panglima TNI Tak Sampai Setahun, PKS: Kan Maunya Presiden

Kamis, 1 Desember 2022 | 08:11 WIB
yudo-margono-disorot-bakal-jabat-panglima-tni-tak-sampai-setahun-pks-kan-maunya-presiden
KSAL Laksamana Yudo Margono disorot PKS lantaran bakal jabat cuma 8 bulan sebagai panglima TNI (Sumber: KOMPAS/HERU SRI KUMORO)
Penulis : Dedik Priyanto | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV - Jika resmi dilantik menjadi Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono, disebut bakal bertugas kurang dari setahun dan selesai sebelum Pemilu 2024. 

Waktu yang pendek selama menjabat panglima TNI ini disorot oleh anggota DPRI RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sukamta.

Menurut Sukamta, dengan masa jabatan yang pendek tersebut, Laksamana Yudo Margono bakal meneruskan pekerjaan dari pendahulunya, yakni Jenderal Andika Perkasa. Waktu pendek itu juga disebut kurang ideal. 

“Pak Yudo itu hanya menjabat, kalau lolos besok, insya Allah delapan bulan saja. Jadi akan selesai sebelum Pemilu 2024," ujar Sukamta Rabu (30/11/2022) dilansir Kompas.com

Baca Juga: Pengamat Sebut KSAL Yudo Margono dapat Restu Andika Perkasa untuk Jadi Calon Panglima TNI

Saat ini, KSAL Yudo Margono sudah berusia 57 tahun. Genap 58 tahun pada 26 November 2023 mendatang. Berdasarkan Undang Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, disebutkan bahwa usia anggota TNI untuk pensiun paling tinggi adalah 58 tahun bagi perwira.

Hal ini membuat isu baru, di mana jika KSAL Yudo Margono dilantik menjadi Panglima TNI, maka dia memiliki waktu kurang dari 1 tahun untuk memimpin.

Sukamta lantas menjelaskan, idealnya, TNI baru bisa kuat apabila dipimpin oleh Panglima TNI yang mempunyai masa kepemimpinan yang cukup.

Jika masa jabatannya terlalu singkat, kata dia, orang itu hanya bisa melanjutkan pekerjaan rutin. 


"Tetapi, ini (penunjukan Yudo) kan sudah menjadi maunya Presiden," ucapnya. 

Meski demikian, Sukamta berharap Yudo tetap bisa melanjutkan apa yang sudah dibangun oleh Jenderal Andika Perkasa di masa jabatannya yang disebut singkat itu.

Ia juga berharap panglima TNI yang baru tetap profesional.

Sebab, TNI disebutnya merupakan alat negara penjaga integritas NKRI.

"Dan menjadi alat negara yang berdiri di atas seluruh rakyat Indonesia, juga menjaga integritas NKRI," kata Sukamta.

Baca Juga: Laksamana Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI, Jokowi: Pergantian Sesuai Rotasi Matra

Sebelumya seperti diberitakan, sempat kasak-kasuk beberapa nama disebut sebagai calon panglima TNI yang baru, Ketua DPR RI Puan Maharani akhirnya mengumumkan nama calon tunggal panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa. 

Sosok tersebut adalah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

"Saya akan mengumumkan bahwa nama yang diusulkan oleh Presiden untuk menggantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa adalah Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Laut, yang menjabat KSAL saat ini," ujar Puan dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2022).

Puan mengatakan, Yudo diterima oleh DPR untuk mengikuti mekanisme pemilihan panglima TNI yang berlaku.


Sumber : Kompas TV/kompas.com

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


VOD

Jaksa Nilai Pengacara Ferdy Sambo Tidak Profesional

Sabtu, 28 Januari 2023 | 23:55 WIB
Close Ads x