Kompas TV video vod

PPATK Beri Penjelasan Terkait Uang Rp100 T di Rekening Brigadir Yosua

Minggu, 27 November 2022 | 08:05 WIB
Penulis : Ikbal Maulana

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menjelaskan perihal temuan nominal Rp 100 triliun di rekening Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua.

PPATK menyebut hal itu praktik lazim dalam upaya pembekuan transaksi keuangan.

“Itu plafon tertinggi pembekuan. Praktik lazim di perbankan dan selalu menggunakan nilai tertinggi yang hampir mustahil.” Kata Kepala PPATK Ivan Yustiavanda dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/11/2022).

Baca Juga: Kamaruddin Bantah Uang di Rekening Brigadir Yosua Milik Ferdy Sambo: Tidak Benar Itu!

Lebih lanjut, kata Ivan, alasan menggunakan nominal hampir mustahil agar bisa diterapkan pada sistem keuangan.

“Jadi kalau kami perintahkan pembekuan rekening Mas Adi, bank akan setting di sistemnya jumlah maksimal yang akan dibekukan oleh bank sehingga sistem akan membaca numerik yang diberikan.” Jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya memberikan nominal angka yang hamper mustahil.

“Makanya dikasih saja sekalian angka yang impossible, jadi rekening tersebut pasti aman memblokir berapapun nilai transaksi karena asumsinya tidak mungkin nasabah punya uang di atas sebesar itu.” Paparnya.

Video Editor: Febi Ramdani  
 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x