Kompas TV video vod

Sinyal Jokowi Dukung Pemimpin "Rambut Putih", Begini Respon PDI Perjuangan...

Sabtu, 26 November 2022 | 22:53 WIB
Penulis : Shinta Milenia

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo kembali melempar  sinyal terkait bakal calon Presiden 2024.

Kepada para relawan, Jokowi berpesan agar memilih pemimpin yang memikirkan masyarakat.

Menurut Jokowi, pemimpin yang memikirkan rakyat terlihat dari penampilannya seperti banyak kerutan di wajah dan rambutnya putih semua.

Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu menilai ciri pemimpin berambut putih yang disampaikan Jokowi tidak ditujukan pada sosok tertentu, termasuk Ganjar Pranowo.

Namun Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin meyakini sosok berambut putih yang dimaksud Jokowi adalah Ganjar Pranowo.

Baca Juga: Kalah Pemilu, Presiden Taiwan Mundur dari Pos Ketua Partai: Saya Harus Pikul Tanggung Jawab

Tak sekali ini saja, Jokowi memberi sinyal dukungan bakal calon Presiden.

Saat Hari Ulang Tahun Partai Perindo, Jokowi bahkan mengatakan Pilpres 2024 jatahnya Prabowo Subianto yang merupakan rivalnya di dua Pilpres sebelumnya.

Sinyal dukungan juga dilontarkan Jokowi saat Rakernas Relawan Projo di Magelang, Jawa Tengah, 21 Mei 2022 lalu.

Dalam kegiatan yang dihadiri Ganjar Pranowo itu, Jokowi meminta ojo kesusu, jangan tergesa-gesa meskipun mungkin yang didukung hadir di Rakernas Relawan Projo.

Hingga kini, Jokowi belum menjatuhkan pilihannya di Pilpres mendatang dan sebatas melempar sinyal.

Jokowi kerap berpesan para relawannya agar tidak salah memilih pemimpin dan apa yang dibangun pemerintah saat ini harus dijamin keberlanjutannya.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x