Kompas TV regional peristiwa

3 Warga yang Cegat Bantuan Korban Gempa Cianjur Diamankan Polisi, Kepala Desa: Itu Bukan Penjarahan

Kamis, 24 November 2022 | 00:39 WIB
3-warga-yang-cegat-bantuan-korban-gempa-cianjur-diamankan-polisi-kepala-desa-itu-bukan-penjarahan
Potongan video viral di media sosial saat sejumlah warga mengadang mobil relawan yang ingin mengirimkan bantuan korban gempa Cianjur yang berada di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Cianjur. (Sumber: Twitter @Kangjaill/TribunJabar)
Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Vyara Lestari

CIANJUR, KOMPAS.TV - Polres Cianjur mengamankan tiga warga yang mengadang iring-iringan mobil bantuan logistik dan ambulans untuk korban gempa di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Cianjur.  

Humas Polres Cianjur Ipda Nanang Sunarya membenarkan adanya kejadian pengadangan sekelompok warga terhadap bantuan logistik korban di Desa Sarampad.

Sebanyak tiga warga Desa Padaluyu yang menghalangi bantuan telah dibawa ke Polres untuk dimintai konfirmasi. 

Menurut Nanang, aksi pengadangan ini lantaran warga tidak sabar untuk mendapatkan bantuan. Ketiga warga tersebut kemudian diberikan pembinaan dan pengertian. 

Baca Juga: Viral! Mobil Relawan Dicegat saat Kirim Bantuan Gempa Korban Cianjur

"Mereka tadi sempat dibawa ke Mapolres Cianjur untuk diberikan pembinaan, tetapi ketiganya sudah dipulangkan kembali. Mungkin karena mereka tidak sabar, namun akhirnya ketiga orang ini kita berikan bantuan juga," ujar Nanang, Rabu (23/11/2022), dikutip TribunJabar.id.

Terpisah, Kepala Desa Padaluyu Desi Susilawati membantah warga yang mencegat mobil bantuan untuk korban gempa Cianjur melakukan aksi penjarahan.

Menurut Desi, warga terpaksa memberhentikan iring-iringan mobil yang membawa logistik korban gempa karena bantuan yang diberikan belum merata.

"Saat ini juga di desa cuman ada tujuh terpal, tenda hanya ada satu. Bantuan dari kemarin cuman lewat saja, padahal kita masih membutuhkan, jadi warga terpaksa menghentikan mobil logistik," ujar Desi.

Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Prioritas Penanganan Gempa Cianjur, Minta Semua Turun Tangan

Menurutnya, warga lebih mengetahui kondisi wilayah mana yang membutuhkan bantuan dan paling terdampak gempa. 

"Kita kan orang desa lebih tahu wilayah, kampung mana saja yang memang benar membutuhkan bantuan," ujarnya. 

Sebelumnya, sejumlah warga mencegat bantuan yang dikirim relawan untuk korban gempa Cianjur yang berada di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Cianjur. 

Video warga mencegat bantuan yang dikirim menggunakan mobil ambulans ini sempat viral di media sosial. 

Baca Juga: Belajar dari Gempa Cianjur, Kita Harus Tahu Mitigasi Bencana, Apa Itu?

Awalnya, mobil ambulans yang berisi bantuan itu hendak menuju Desa Sarampad yang menjadi salah satu titik terparah yang terdampak gempa Cianjur M 5,6 pada Senin (21/11/2022).

Gempa mengakibatkan jalan hingga rumah rusak parah. Akses jalan yang menghubungkan Kampung Cisarua dan Kampung Sarampad pun terputus. Selain itu, banyak rumah yang rata dengan tanah.

Dalam perjalanan menuju Desa Sarampad, warga di Kampung Kabandungan, Desa Padaluyu, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur mencegat iring-iringan mobil bantuan korban gempa.

Sejumlah warga tersebut meminta agar bantuan diturunkan di desanya. Salah satu relawan di dalam mobil menjelaskan kepada warga yang mengadang bahwa kehadiran tim adalah untuk memberi bantuan dalam keadaan darurat.


 

Namun, sejumlah warga tersebut tetap ngotot agar bantuan tetap diturunkan untuk desanya. Alhasil, rombongan pengangkut logistik bantuan korban gempa pun memilih putar balik. 

 


Sumber : Kompas TV/TribunJabar.id

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


VOD

Bripka Madih Sebut Tak Mencari Sensasi Lewat Kasusnya

Minggu, 5 Februari 2023 | 23:24 WIB
Close Ads x