Kompas TV internasional krisis rusia ukraina

Sekelompok Tawanan Diduga Dieksekusi Ukraina, Diplomat Rusia Tuntut PBB Bertindak: Jangan Sembunyi

Rabu, 23 November 2022 | 21:00 WIB
sekelompok-tawanan-diduga-dieksekusi-ukraina-diplomat-rusia-tuntut-pbb-bertindak-jangan-sembunyi
Tangkapan layar video dugaan eksekusi massal tawanan Rusia oleh pasukan Ukraina yang viral di media sosial. (Sumber: Tangkapan layar Twitter)
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Vyara Lestari

MOSKOW, KOMPAS.TV - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova menuntut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bertindak atau bersuara tegas tentang dugaan eksekusi sekelompok tawanan Rusia oleh pasukan Ukraina yang viral belakangan ini.

Zakharova mendesak PBB "tidak bersembunyi" atas dugaan kejahatan perang yang dilakukan Ukraina. Ia pun membandingkan respons proaktif PBB ketika dugaan kejahatan perang di Bucha, Ukraina oleh pasukan Rusia mengemuka.

"Saya pikir pejabat-pejabat Sekretariat PBB harus mengambil keputusan, entah sekadar menyatakan mereka berdiri bersama semua hal baik dan melawan semua hal buruk, atau mengadopsi pendekatan imparsial dan tanpa bias untik setiap perkembangan berdasarkan tanggung jawab dan mandat mereka," kata Zakharova dikutip TASS, Selasa (22/11/2022).

Baca Juga: Serangan Roket di Rumah Sakit Tewaskan Bayi yang Baru Lahir, Ukraina Sebut Rusia 'Monster'

"Lihat betapa tegas, spesifik, dan proaktif mereka terkait peristiwa di Bucha. Namun, kali ini, mereka sembunyi di balik frasa klise untuk menghindar dari tindakan menilai fakta," lanjutnya.

Komentar Zakharova tersebut menanggapi pernyataan wakil juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Farhan Haq yang enggan berkata spesifik menanggapi dugaan eksekusi tawanan Rusia. Haq sebatas menyatakan pihaknya khawatir dengan setiap pelanggaran hak asasi manusia, tak peduli siapa pelakunya.

Dugaan eksekusi tawanan Rusia mengemuka usai tiga potong video yang menunjukkan detik-detik eksekusi tersebut viral di media sosial. Video itu menunjukkan sekelompok orang yang diduga pasukan Rusia yang menyerah dibantai usai sekelompok orang yang diduga pasukan Ukraina usai seseorang dari pihak yang menyerah melepaskan tembakan.

Moskow sendiri telah meluncurkan investigasi atas kejadian ini. Sebaliknya, Kiev juga berjanji akan melakukan investigasi dan mengaku siap bekerja sama jika ada penyelidikan internasional.

Baca Juga: Ukraina Imbau Warga untuk Tinggalkan Kherson dan Myoklaiv Sebelum Musim Dingin


 

 


Sumber : TASS

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


VOD

Kompak, 6 Terdakwa OOJ Sebut Ditipu Ferdy Sambo

Sabtu, 4 Februari 2023 | 14:55 WIB
Close Ads x