Kompas TV internasional krisis rusia ukraina

Volodymyr Zelenskyy Janji Bangun Kembali Kherson, Banyak yang Dirusak Tentara Rusia saat Kabur

Senin, 14 November 2022 | 17:14 WIB
volodymyr-zelenskyy-janji-bangun-kembali-kherson-banyak-yang-dirusak-tentara-rusia-saat-kabur
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (Sumber: AP Photo/Efrem Lukatsky)
Penulis : Haryo Jati | Editor : Purwanto

KIEV, KOMPAS.TV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berjanji membangun kembali Kherson, khususnya infrastruktur kota tersebut.

Janji tersebut diungkapkan Zelenskyy setelah pasukan Ukraina merebut kembali sebagian besar Kherson dari tentara Rusia.

Tentara Rusia dilaporkan melakukan kerusakan ke sejumlah infrastruktur di Kherson.

Sebelum kabur tentara Rusia menghancurkan pusat komunikasi, air, panas dan pasokan listrik.

Baca Juga: Pejabat AS: China Malu atas Kelakuan Rusia di Ukraina, PM Tekankan Penghormatan terhadap Kedaulatan

Pasukan Ukraina sendiri disambut hangat oleh warga Kherson saat mereka memasuki kota tersebut.

Dikutip dari Mirror, Minggu (13/11/2022), Zelenskyy mengatakan pihak otoritas akan memulihkan segalanya yang dirusak pasukan Kremlin selama sembilan bulan pendudukan mereka.

Ia juga berusaha meyakinkan kepada warga-warga kota dan desa di area yang masih dalam pendudukan.

“Kami tak melupakan siapa pun. Kami tak akan meninggalkan siapa pun,” ujarnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukannya untuk mundur dari Kherson.

Meski begitu, pihak Rusia menegaskan perintah mundur tersebut bukanlah sebuah kekalahan bagi mereka.

Warga Kherson pun merayakan masuknya pasukan Ukraina dengan mengibarkan bendera Ukraina dan meneriakkan kegembiraan.

Kegembiraan tersebut juga ditunjukkan di Kiev dan juga Kharkiv.

Meski begitu, pejabat Ukraina menegaskan perang belum usai meski Kherson berhasil direbut kembali.

Baca Juga: China Kesal dengan Rusia, Sebut Rezim Putin Tak Bertanggung Jawab dengan Lontarkan Ancaman Nuklir

Mereka mengungkapkan agar kewaspadaan tetap dipertahankan.

Menurut Penasihat Kementerian Pertahanan Ukraina, Yuriy Sak, saat ini populasi di Kherson hanya ada sekitar 70.000 hingga 80.000.

Padahal sebelum perang populasi di kota tersebut mencapai 320.000 orang.

Kherson sendiri merupakan kota penting pertama yang direbut Rusia sejak invasi ke Ukraina pada akhir Februari lalu.


 


Sumber : Mirror

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


VOD

Kompak, 6 Terdakwa OOJ Sebut Ditipu Ferdy Sambo

Sabtu, 4 Februari 2023 | 14:55 WIB
VOD

Kreasi Pengusaha Kue Rumahan di Kota Sukabumi

Sabtu, 4 Februari 2023 | 14:43 WIB
Close Ads x