Kompas TV olahraga sepak bola

Alasan Petinggi Persib Tolak Kompetisi tanpa Penonton

Senin, 7 November 2022 | 02:05 WIB
alasan-petinggi-persib-tolak-kompetisi-tanpa-penonton
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar. (Sumber: Tribunnews.com)
Penulis : Kiki Luqman | Editor : Hariyanto Kurniawan

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, berharap kompetisi Liga 1 2022/2023 tetap dilanjutkan dengan penonton.

Umuh Muchtar menyebut jika kompetisi Liga 1 2022/2023 harusnya dilanjutkan dengan sistem home-away dan mendatangkan penonton.

"Tetap home-away karena di situ akan membangkitkan ekonomi di daerah," kata Umuh Muchtar, dilansir dari BolaSport, Minggu (6/11/2022).

"Janganlah, tidak ramai nanti, semua klub mengharapkan penonton, cuma dibatasi saja," sambungnya.

Sebelumnya, Madura United juga kurang sepakat jika kompetisi dilanjutkan dengan sistem bubble.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu, Zia Ul Haq.

"Home-away sudah pasti," ucap Zia Ul Haq.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Jika dalam 3 Bulan Tak Ada Perbaikan, Komnas HAM Minta PSSI Dibekukan!

"Tidak boleh lagi ada sentralisasi kompetisi lagi, sentralisasi kompetisi akan melahirkan dampak yang luar biasa juga."

"Terus apa gunanya jika kita kemarin mau memulai kompetisi sekarang, bisnis di putaran kompetisi ini terdapat industri UMKM, pekerja sektor, semuanya bergerak."

"Kalau di bubble lagi tidak ada yang seperti itu lagi. Jadi, in-depth impact itu penting, namun tetap dalam rangka kita menjaga kebersamaan dan juga ketertiban," tuturnya.


 

Diketahui saat ini PT Liga Indonesia Baru bersama klub Liga 1 2022/2023 sedang berusaha agar kompetisi dapat kembai digelar.

Bahkan sebuah pertemuan telah dilakukan di Jakarta, pada Jumat (4/11/2022) lalu.

Pada pertemuan tersebut muncul harapan supaya kompetisi Liga 1 2022/2023 bisa digelar pada tanggal 18 November atau 25 November dan 2 Desember 2022.

Selain itu, ada pula opsi untuk melanjutkan kompetisi tanpa penonton dan menggunakan sistem bubble.

Namun opsi ini mendapatkan penolakan dari beberapa klub, salah satunya Persib Bandung.

Baca Juga: PT LIB Pastikan Liga 1 Berlanjut tapi Format Masih Belum Dipastikan

 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x