Kompas TV video vod

Bagaimanakah Strategi Jaksa untuk Pastikan Semua Saksi Kunci Konsisten dengan Keterangannya?

Jumat, 7 Oktober 2022 | 00:00 WIB
Penulis : Aisha Amalia Putri

JAKARTA, KOMPAS.TV - Penyesalan, kerap datang terlambat.

Di tengah proses pelimpahan kasus ke kejaksaan, tersangka pembunuhan Brigadir Yosua, Ferdy Sambo, mengucap maaf terhadap sejumlah pihak yang terdampak perbuatannya.

Ia pun menyatakan istrinya, Putri Candrawathi hanyalah korban dalam insiden berdarah di rumah dinasnya.

Pakar Hukum Universitas Jenderal  Sudirman, Hibnu Nugroho menilai wajar pembelaan Sambo atas sang istri.

Baca Juga: Tanggapi Soal Permintaan Maaf Sambo, Bibi Brigadir Yosua: Kami Tak Bisa Menerimanya, Sudah Terlambat

Menurut Hibnu, setiap tersangka pasti akan berupaya mendapat keringanan hukuman, lewat berbagai cara.

Pasca pelimpahan tersangka dan barang bukti, Jampidum menyebut surat dakwaan akan diserahkan Senin (10/10) mendatang.

Pengadilan yang dinanti publik pun akan segera digelar.

Fakta dan bukti yang bisa menjelaskan peristiwa tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat akan terungkap, demi menegakkan keadilan.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x