Kompas TV nasional hukum

Dorong Lukas Enembe Klarifikasi ke KPK, Ketua Adat Waris: Masyarakat Papua Tidak Boleh Intervensi

Kamis, 6 Oktober 2022 | 06:30 WIB
dorong-lukas-enembe-klarifikasi-ke-kpk-ketua-adat-waris-masyarakat-papua-tidak-boleh-intervensi
Ketua Adat Waris menyebut masyarakat Papua harus mendukung proses hukum dan tidak boleh melakukan intervensi dalam bentuk apa pun dalam kasus yang melibatkan Gubernur Papua Lukas Enembe. (Sumber: Antara)

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Hariyanto Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.TV - Masyarakat Papua harus mendukung proses hukum dan tidak boleh melakukan intervensi dalam bentuk apa pun dalam kasus yang melibatkan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Adat Waris dari Keerom Papua, Gasper May, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/10/2022).

"Masyarakat Papua harus mendukung proses hukum dan tidak boleh melakukan intervensi dalam bentuk apa pun, karena sudah menjadi kewenangan penegak hukum," katanya, dikutip dari Antara.

Gasper May menambahkan, masyarakat juga tidak boleh terprovokasi karena dikhawatirkan akan menimbulkan korban.

Baca Juga: Komunitas Masyarakat Papua Gelar Demo Dukung KPK Jemput Paksa Lukas Enembe

Bahkan menurutnya, banyak pejabat daerah di Papua yang melakukan penyimpangan dana otonomi khusus (otsus).

"Banyak pejabat daerah Papua yang melakukan penyimpangan dana Otsus, sehingga anggaran tersebut tidak sampai ke masyarakat dan tidak ada pembangunan di daerah," katanya menegaskan.

Ia juga berharap agar Lukas Enembe memberikan klarifikasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Lukas Enembe harus membuka diri untuk menerima panggilan KPK dan mengklarifikasi atas tuduhan korupsi oleh KPK," kata Gasper.


Sumber : Antara

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x