Kompas TV internasional kompas dunia

Hari Bahagia Berubah Jadi Petaka, 25 Orang Tewas usai Bus Rombongan Pengantin Masuk Jurang di India

Rabu, 5 Oktober 2022 | 14:38 WIB
hari-bahagia-berubah-jadi-petaka-25-orang-tewas-usai-bus-rombongan-pengantin-masuk-jurang-di-india
Bis masuk jurang di Uttarakhan, lereng Himalaya, India. 25 orang tewas setelah sebuah bus yang membawa rombongan pengantin jatuh ke jurang yang dalam di India utara.  (Sumber: Indian Express)

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Gading Persada

NEW DELHI, KOMPAS.TV - Sedikitnya 25 orang tewas setelah sebuah bus yang membawa rombongan pengantin jatuh ke jurang yang dalam di India utara, kata polisi setempat.

Seperti laporan Straits Times, Rabu, (5/10/2022), bus rombongan pengantin itu sedang melakukan perjalanan di sepanjang jalan raya pegunungan yang berbahaya di negara bagian Uttarakhand ketika berbelok di tepi dan jatuh setidaknya 500 meter dengan sekitar 45 orang di dalamnya.

"Dua puluh orang berhasil diselamatkan," kata Kepala Kepolisian setempat Ashok Kumar..

Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan "semua bantuan yang mungkin" akan diberikan kepada para penyintas kecelakaan tragis itu.

"Di saat yang tragis ini, pikiran saya bersama keluarga yang ditinggalkan," cuitnya di Twitter, Rabu.

Baca Juga: 26 Petani Tewas usai Traktor Pertanian yang Tarik Gerobak Penuh Penumpang Terjun ke Danau

25 orang tewas setelah sebuah bus yang membawa rombongan pengantin jatuh ke jurang yang dalam di India utara (Sumber: Telangana Today India)

Kecelakaan lalu lintas yang fatal sering terjadi di Uttarakhand, yang meliputi bagian dari Himalaya India dan merupakan rumah bagi banyak situs ziarah keagamaan.

Diketahui puluhan orang tewas bulan Juni lalu ketika bus mereka jatuh ke jurang saat dalam perjalanan ke tempat pemujaan dewa Hindu Yamuna, di utara ibu kota negara bagian Dehradun.

India menyumbang 11 persen dari jumlah kematian global di jalan raya meskipun hanya memiliki satu persen dari kendaraan dunia, menurut laporan Bank Dunia yang dirilis tahun lalu.


 

Laporan yang sama memperkirakan 150.000 kematian akibat kecelakaan mobil di India setiap tahun, atau satu orang setiap empat menit.

Laporan itu mengungkapkan bahwa kecelakaan jalan raya merugikan ekonomi India sekitar puluhan miliar dollar AS setiap tahun, dengan biaya pengobatan dan hilangnya pendapatan mendorong banyak korban kecelakaan langjung terjun bebas ke dalam jurang kemiskinan.


Sumber : Kompas TV/Straits Times

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x