Kompas TV regional berita daerah

Harga Kedelai Naik, Nasib Perajin Tahu di Banjarmasin Kian Memprihatinkan

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 07:46 WIB

Penulis : KompasTV Banjarmasin

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Nasib Madiaman, perajin usaha tahu rumahan di Gang Suryanata Banjarmasin semakin memprihatinkan, sebabnya harga kedelai yang terus meroket sejak beberapa tahun lalu hingga saat ini terus dirasa.

Sekarang harga kedelai sebagai bahan baku pembuatan tahu di Banjarmasin sudah mencapai dua belas ribu lima ratus rupiah dibanding sebelumnya yang hanya sembilan ribu dua ratus rupiah per kilogramnya.

Baca Juga: Banjir Protes, PTAM Intan Banjar Akhirnya Kembalikan Tarif Seperti Semula, Tapi Tetap Penyesuaian

Kondisi ini membuatnya harus merugi hampir 50 persen, karena menurunnya produksi dari dua setengah kuintal menjadi satu koma dua lima kuintal per harinya.

Menaikan harga jual tahu hingga berencana mengistirahatkan sementara dari empat karyawan yang dimilikinya jadi opsi terbaik bagi pelaku usaha ini, ketimbang memperkecil ukuran tahu dalam menekan biaya jika harga kedelai terus menerus naik.

"Kalau kurang pendapatan terpaksa anak buah diistirahatkan, saat ini harganya belum kami naikkan," ucap Madiaman.

Baca Juga: Konversi Kompor Gas ke Listrik, Warga Sebut Lebih Pilih Kayu Bakar

Hingga kini produksi tahu milik Madiaman diakui mengalami penurunan dari dua setengah kuintal menjadi satu koma dua lima kuintal per harinya.

Sementara saat ini harga tahu yang dijual ke pelanggan untuk per papannya masih bertahan di harga 54 ribu rupiah dengan menaruh harapan kepada pemerintah bisa menangani kenaikan harga kedelai dengan memberikan subsidi.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x