Kompas TV nasional kesehatan

Hongkong Tarik Mie Sedaap karena Mengandung Pestisida Etilen Oksida, Wings Food Menyangkal

Kamis, 29 September 2022 | 08:49 WIB
hongkong-tarik-mie-sedaap-karena-mengandung-pestisida-etilen-oksida-wings-food-menyangkal
ilustrasi Mie Sedaap (Sumber: Mie Sedaap)

Penulis : Rofi Ali Majid | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV - Otoritas Hongkong menarik salah satu produk Mie Sedaap asal Indonesia usai ditemukan kandungan berbahaya. Namun, Wings Food selaku produsen menyangkal bahwa Mie Sedaap berbahaya, Rabu (28/9/2022).

Sebagaimana diterangkan Centre for Food Safety (CFS), produk yang ditarik dari pasaran Hongkong adalah Mie Sedaap varian Korean Spicy Chicken Flavour Fried Noodle.

"CFS mengumpulkan sampel produk dari supermarket di Lok Fu, untuk pengujian di bawah Program Pengawasan Makanan rutin," kata CFS, Selasa (27/9).

"Hasil pengujian menunjukkan, sampel mie, paket bumbu, dan kemasan bubuk cabai dari produk mengandung pestisida etilen oksida," kata CFS.

Otoritas badan keamanan pangan Hongkong lantas menjelaskan kandungan etilen oksida dapat menyebabkan kanker.

"Badan Internasional untuk Penelitian Kanker mengklasifikasikan etilen oksida sebagai karsinogen kelompok satu. Makanan manusia yang mengandung residu pestisida, hanya dapat dijual jika makanan tidak berbahaya atau merugikan kesehatan," terang CFS.

Baca Juga: Kecap dan Saus ABC Ditarik di Singapura, Ini Kata Heinz ABC Indonesia dan BPOM

Mendapati salah satu produknya ditarik dari pasaran Hongkong, Andini Mardiani selaku Media Relations Excecutive Wings Food angkat bicara. Ia mengeklaim Mie Sedaap sudah taat pada regulasi.

"Standar keamanan itu, termasuk izin BPOM RI, Sertifikat Halal (MUI), Sertifikasi ISO 22000 tentang Standar Internasional Manajemen Keamanan Pangan, dan Sertifikasi ISO 9001 tentang Standar Internasional Sistem Manajemen Mutu," kata Andini, Rabu (28/9), menukil Tribunnews.

"Mie Sedaap memastikan tidak ada penggunaan Etilen oksida (EtO) dan telah mengantongi persyaratan BPOM, sehingga aman untuk dikonsumsi," kata Andini.

Baca Juga: Hari Jantung Sedunia, Waspadai Gejala Penyakit Paling Mematikan


 


Sumber : Kompas TV/Tribunnews

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x