Kompas TV video vod

Kena Tipu, Korban Travel Pajang Foto Pelaku di Baliho

Kamis, 29 September 2022 | 08:50 WIB

Penulis : Natasha Ancely

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Merasa kesal lantaran tak kunjung berangkat travelling ke luar negeri dengan biaya murah.

Sejumlah korban memasang foto pemilik travel di papan reklame di Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Waspada Penipuan Berkedok Rekrutmen Pegawai Pegadaian, Bisa Konfirmasi ke Nomor Berikut Ini

Para korban yang rata-rata mengalami kerugian ratusan juta rupiah meminta pengembalian uang yang telah di berikan ke pengelola travel.

Inilah video yang viral dimedia sosila para korban travel perjalanan memajang foto pemilik travel di baliho di Jalan Sultan Alauddin Kota Makassar dengan nada tolong kembalikan dana kami.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk kekesalan para korban lantaran tak kunjung di berangkatkan untuk travelling ke luar negeri.

Kasus inipun telah ditangani oleh Krimsus Polda Sulawesi Selatan dan telah memeriksa terduga pelaku pemilik travel selfie dan memeriksa sejumlah saksi.

Diketahui para korban yang mencapai ratusan ini menelan kerugian hingga Rp 3,3 miliar.

Sedangkan pihak kuasa hukum terlapor menjelaskan bahwa klien nya telah mengembalikan sejumlah kerugian korban dan menyisakan hutang Rp 1,2 miliar.

Terkait kasus ini polisi telah mendapatkan sejumlah laporan baik di Polda Sulawesi Selatan hingga ke Polrestabes Makassar.

Dan diperkirakan jumlah korban akan terus bertambah sehingga ditkrimsus Polda Sulsel meminta kepada masyarakat yang merasa jadi korban untuk segera melapor, guna proses penyelidikan lebih lanjut.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x