Kompas TV video vod

Lukas Enembe Mangkir Lagi dari Panggilan KPK, Apa Kata Jokowi?

Selasa, 27 September 2022 | 18:28 WIB

Penulis : Aisha Amalia Putri | Editor : Deni Muliya

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Alotnya proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tersangka Lukas Enembe membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara.

Jokowi meminta Lukas Enembe untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK.

Hal itu salah satunya disebabkan oleh karena Lukas Enembe kembali mangkir dari pemeriksaan petugas KPK.

Apa kata Jokowi terkait proses hukum Lukas Enembe di KPK, saksikan video liputan tim Kompas TV di website ini sampai akhir ya.

Sebagaimana diketahui, Senin (26/09) kemarin merupakan jadwal panggilan kedua bagi Lukas Enembe yang Gubernur Papua itu di Gedung Merah Putih KPK.

Kuasa Hukum Lukas menyebut, absennya Lukas bukan karena takut, tetapi lantaran sedang sakit.

Menanggapi mangkirnya Lukas, pihak KPK menyatakan akan menyiapkan dokter independen dari IDI untuk memeriksa Lukas Enembe.

Jika perawatan kesehatan Lukas tak memungkinan dilakukan di tanah air, penyidik akan berkoordinasi soal lokasi rumah sakit di luar negeri.

Sementara itu, pihak Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Gubernur Papua Lukas Enembe kooperatif saat diperiksa KPK.

ICW juga meminta Lukas Enembe tak menggunakan alasan sakit untuk mengulur-ulur waktu penyidikan.

Baca Juga: MAKI Dapat Foto Gubernur Papua di Kasino, Jubir Lukas Enembe: Hati-hati Bisa Menjurus pada Fitnah

Bahkan, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) juga menyarankan Lukas Enembe agar memenuhi panggilan dan meminta dibantarkan jika sakit.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman meminta pejabat kepala daerah yang terjerat korupsi kooperatif memenuhi panggilan pemeriksaan.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x