Kompas TV nasional politik

AHY Soroti Masalah Demokrasi di Indonesia, Singgung Politik Uang hingga Takut Bersuara

Senin, 26 September 2022 | 13:12 WIB
ahy-soroti-masalah-demokrasi-di-indonesia-singgung-politik-uang-hingga-takut-bersuara
Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. (Sumber: Kompas.id)
Penulis : Dian Nita | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti permasalahan demokrasi di Indonesia.

AHY mengatakan beberapa masyarakat saat ini merasa takut untuk bersuara menyampaikan kritik.

"Bahkan ada survei menyebutkan 62,9% masyarakat Indonesia takut untuk menyampaikan pendapat rasanya ini tidak sehat betul," ujar AHY dalam acara Orientasi Pendidikan Mahasiswa Baru Universitas Budi Luhur dikutip dari akun Youtube Kampus Budi Luhur, Senin (26/9/2022).

Putra presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono itu menyebut ada 3 permasalahan utama demokrasi yakni money politic (politik uang), politik identitas dan politik fitnah.

AHY mengatakan, setiap warga Indonesia memiliki hak untuk memilih dan dipilih baik pada pemilihan anggota legislatif maupun pemilihan kepala daerah sampai pemilihan presiden.


 

"Tapi ketika terjadi transaksi yang di luar batas, jadi untuk membeli suara kita mengeluarkan uang tertentu, itu disebut dengan vote buying, membeli suara di TPS tentu tidak sehat," ucap AHY.

Menurutnya politik uang akan membuat pemerintahan hanya dikuasai oleh golongan orang yang memiliki uang.

"Lalu apa nasib putra-putri terbaik bangsa yang punya pemikiran hebat yang punya energi yang kuat untuk membawa perbaikan di negeri ini misalnya tapi enggak punya uang enggak bisa membeli suara?" tanya AHY.

Ia berharap, anak-anak muda saat ini memiliki idealisme sehingga bisa menyudahi politik uang agar tak menentukan jalannya pemerintahan.

"Sehingga Pemilu dan Pilkada bisa menjadi kontes gagasan bukan kontestasi besar-besaran uang," tuturnya.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x