Kompas TV video vod

MAKI Beberkan Rute Judi Gubernur Papua di Sejumlah Negara, Begini Tanggapan Kuasa Hukum Lukas!

Senin, 26 September 2022 | 10:10 WIB

Penulis : Aisha Amalia Putri

JAKARTA, KOMPAS.TV - Koalisi Pemuda Papua meminta Lukas Enembe untuk mematuhi aturan dan tidak beralasan untuk memenuhi panggilan KPK.

Koalisi pemuda juga meminta masyarakat Papua tak terpengaruh, oleh kelompok yang berusaha menghalangi penyidikan.

Sementara itu Menko Polhukam Mahfud MD meminta, Gubernur Papua, Lukas Enembe mengikuti proses hukum KPK dalam pemeriksaan kedua.

Mahfud MD mengatakan KPK memiliki prosedur pemeriksaan dari pemanggilan pertama, pemanggilan paksa, hingga menetapkan DPO.

KPK mengatakan masih akan menunggu kehadiran Lukas Enembe untuk memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai tersangka pada hari Senin (26/09) ini.

KPK juga menyatakan mereka akan melakukan penyidikan secara profesional.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan akan mempertimbangkan izin Enembe untuk berobat. 

Jika saat hadir dalam pemeriksaan besok, dokter KPK dan IDI menyatakan Enembe memang sakit.

Baca Juga: Pengacara Sebut Tito dan Bahlil Pernah Temui Lukas Enembe, Minta Paulus Waterpauw Jadi Wagub Papua

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia, MAKI, Boyamin Saiman, membeberkan aktivitas Gubernur Papua Lukas Enembe bermain kasino di sejumlah negara. 

Tak tanggung-tanggung, tercatat dari data perjalanan yang diperoleh MAKI, Enembe melakukan perjalanan untuk bermain judi di luar negeri pada periode Desember 2021 hingga Agustus 2022.

Boyamin pun memiliki catatan aktivitas orang-orang di lingkaran Lukas Enembe, beserta manifes pesawat pribadi dari Jakarta ke Jayapura.

Data yang dimiliki maki menunjukan Enembe terbang ke sejumlah negara untuk bermain judi.

Pengacara Lukas Enembe, Aloysius Renwarin, mengaku tidak mengetahui aktivitas perjalanan kliennya, yang diduga berjudi di sejumlah negara.

Tetapi Aloysius membenarkan, kliennya menyatakan pernah ke tempat kasino di Singapura, sebagai hiburan di sela-sela berobat di Negeri Singa itu.

 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x