Kompas TV internasional kompas dunia

Istana Ungkap Seluruh Kepala Negara akan Hadir di KTT G20 Bali, Termasuk Vladimir Putin

Minggu, 25 September 2022 | 04:45 WIB
istana-ungkap-seluruh-kepala-negara-akan-hadir-di-ktt-g20-bali-termasuk-vladimir-putin
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. Istana hari Sabtu, (24/9/2022) mengungkapkan seluruh kepala negara G20 yang diundang hadir di KTT G20 yang akan digelar di Bali akan hadir di forum tersebut. (Sumber: ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)
Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Hariyanto Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.TV - Istana mengungkapkan seluruh kepala negara G20 yang diundang hadir di KTT G20 yang akan digelar di Bali akan hadir di forum tersebut.

Kepala Sekretariat Presiden Kasetpres Heru Budi Hartono mengatakan semua kepala negara yang diundang akan hadir di forum tersebut, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin juga terkonfirmasi akan hadir di acara yang digelar di Bali itu.

"Kemarin saya rapat di Kementerian Luar Negeri, ya kemungkinan hadir semua, G20-nya. Kepala negaranya semua negara, hampir semua kita (siapkan kehadirannya)," ujar Heru di Wisma Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (24/9/2022). Dikutip dari Kompas.com.

"Iya, janjinya kan beliau (Presiden Putin) begitu (hadir)."

"Kami antisipasi kemarin sudah membahas terkait dengan konsep pelayanan kepada presiden-presiden, termasuk Presiden Putin, sudah kami bahas detail. Nanti hadir atau enggak hadir tergantung beliau," jelas Heru.

Baca Juga: Presiden Putin Pastikan Rusia Akan Ambil Bagian Dalam KTT G20 di Bali

Heru menegaskan, panitia G20 akan menyiapkan semua keperluan dengan skenario seluruh kepala negara yang diundang ke KTT G20 akan hadir.

Sampai saat ini, kata Heru, pemerintah masih merujuk pada skenario semua undangan hadir.

"Skenarionya adalah skenario hadir semua. Kemungkinan semua negara yang kami undang, hadir semua," tambah Heru.


 

G20 adalah forum kerja sama 20 negara ekonomi utama dunia.

Konferensi Tingkat Tinggi KTT G20 akan digelar di Bali pada 15-16 November 2022, berfokus pada kebijakan ekonomi dan pembangunan, termasuk untuk negara-negara miskin dan kecil.

G20 mencakup 80 persen Produk Domestik Bruto PDB dunia dan 75 persen ekspor global.

Anggota-anggota G20 adalah 19 negara dan 1 kawasan, yaitu Argentina, Australia, Brazil, Kanada, China, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea Selatan, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.

Selain mengundang 19 negara, Indonesia selaku anggota dan tuan rumah juga mengundang negara lain.

Baca Juga: Faisal Basri: G20 Adalah Negara-Negara Para Raja Utang

Mengutip situs resmi Kementerian Luar Negeri, pada 13 April 2022, Indonesia mengundang sembilan negara tamu yang akan turut memberikan pandangan dalam pembahasan isu prioritas.

Mereka adalah Spanyol, Ketua Uni Afrika, Ketua the African Union Development Agency-NEPAD AU-NEPAD, Ketua Association of Southeast Asian Nations ASEAN, Kerajaan Belanda, Singapura, Uni Emirat Arab, Ketua The Caribbean Community CARICOM, dan Ketua Pacific Island Forum PIF.

Selain 10 organisasi internasional juga diundang, yaitu Asian Development Bank ADB, Financial Stability Board FSB, International Labour Organization ILO, International Monetary Fund IMF, Islamic Development Bank IsDB, Organization for Economic Cooperation and Development OECD, World Bank, World Health Organization WHO, World Trade Organization WTO, dan United Nations UN.

 


Sumber : Kompas TV/Kompas.com

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x