Kompas TV nasional rumah pemilu

Babak Baru Duet Prabowo-Cak Imin, Temui 9 Kiai di Magelang dan Buka Peluang Tambah Anggota Koalisi

Sabtu, 24 September 2022 | 16:47 WIB
babak-baru-duet-prabowo-cak-imin-temui-9-kiai-di-magelang-dan-buka-peluang-tambah-anggota-koalisi
Cak Imin dan Prabowo Subianto bertemu di Ponpes API Tegalrejo, Magelang, pada Jumat (23/9/2022) malam. (Sumber: Dok. PKB)
Penulis : Dedik Priyanto | Editor : Edy A. Putra

JAKARTA, KOMPAS.TV - Hubungan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, tampak kian mesra. Terkini, keduanya menemui 9 kiai di Pondok Pesantren API Asri Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat (23/9/2022) malam. 

Prabowo dan Cak Imin sama-sama kompak memakai kopiah hitam dengan selendang putih. 

Keduanya disambut Ketua DPW PKB Jawa Tengah Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), yang juga pengasuh Ponpes API Tegalrejo, beserta sejumlah tokoh dan pengurus PKB Kabupaten Magelang.

"Dalam rangka silaturahmi, waktu muda saya pernah ke sini, waktu almarhum bapaknya Gus Yusuf, sekarang saya merasa perlu melanjutkan tali silaturahim dan kekeluargaan ini," ujar Prabowo, Jumat, dilansir Kompas.com 

Prabowo sendiri tidak menampik kedatangannya ke Ponpes API Tegalrejo untuk berdiskusi tentang koalisi partai yang sudah disepakati antara Partai Gerindra dan PKB terkait Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

"Kira-kira mungkin ya, karena kita bekerja sama, pasti kita akan diskusi (soal koalisi)," imbuh Prabowo singkat.

Baca Juga: PKB Tanggapi Anies yang Siap Nyapres di Pilpres 2024: Tak Mudah Cari Partai Pengusung


Bertemu Sembilan Kiai 

Sementara itu, Gus Yusuf menuturkan, PKB dan Partai Gerindra sudah sepakat berkoalisi. Maka saat ini keduanya tengah memformulasikan tindak lanjut kesepakatan koalisi yang sudah ditandatangani itu. Meski belum spesifik.

Gus Yusuf bercerita, Prabowo-Cak Imin meminta dan menerima nasihat dari para alim ulama yang hadir.

Kiai-kiai yang hadir dalam acara tersebut antara lain KH. Muhammad Zaim Ahmad (Rembang), KH. Badawi Basyir (Kudus), KH. Zaenal Arifin (Demak), KH. Solahudin (Brebes), KH. Khaidar (Temanggung), KH. Solikhun (Magelang), dan KH. Nur Hidayat (Wonosobo).

"Pak Prabowo dan Gus Muhaimin minta masukan kepada para kiai sepuh. Ada 9 kiai sepuh Jateng yang memberikan masukan, agar mereka diberikan kelancaran dan keselamatan, karena tantangan Indonesia ke depan berat, (masalah) ekonomi, politik. Pak Prabowo juga minta doa," ujar Gus Yusuf.

Baca Juga: Puan Maharani Bertemu Prabowo Subianto, PKB: Gerindra dan PKB Tetap Solid

Tambah Koalisi 

Sementara itu, Cak Imin mengatakan, pihaknya dan Partai Gerindra sepakat untuk membuka diri untuk memperluas koalisi.

"PKB dan Gerindra sepakat membuka diri bagi partai politik lain bergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya," kata Muhaimin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (24/9/), dilansir Antara.

Terkait calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung, Cak Imin mengatakan hal itu masih bisa dibicarakan lebih lanjut karena Pilpres masih lama, yaitu pada 14 Februari 2024.

Namun, dia menegaskan hasil Muktamar PKB di Bali pada 2019 lalu telah memutuskan dirinya maju sebagai capres dalam Pilpres 2024.

"Terkait capres cawapres akan dibicarakan lagi. Saat ini, kami konsentrasi memperluas dukungan, terutama masyarakat, memperkuat barisan, dan menambah jumlah partai bergabung," katanya.

Turut hadir dalam pertemuan di Ponpes Tegalrejo Magelang, Jawa Tengah, ialah Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid, Sekjen DPP PKB Hasanuddin Wahid, Wakil Ketua Komisi XI Fraksi PKB DPR Fathan Subchi.

Kemudian Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sugiono, Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi, serta Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Abdul Wachi.


Sumber : Kompas TV/Kompas.com/Antara

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x