Kompas TV nasional hukum

Tak akan Keluar Papua, Pengacara: Kalau KPK Ingin Periksa Lukas Enembe, Silakan ke Jayapura

Kamis, 22 September 2022 | 07:47 WIB
tak-akan-keluar-papua-pengacara-kalau-kpk-ingin-periksa-lukas-enembe-silakan-ke-jayapura
Gubernur Papua Lukas Enembe (Sumber: ANTARA/Hendrina D Kandipi)

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Desy Afrianti

JAYAPURA, KOMPAS.TV - Gubernur Papua Lukas Enembe dipastikan tidak akan keluar dari tanah Papua, meskipun dipanggil untuk menjelani pemeriksaan terkait kasus korupsi yang menjeratnya.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, yang sekaligus mengonfirmasi bahwa kliennya saat ini berada di Koya, Jayapura, Papua.

Baca Juga: Polisi Tangkap 3 Pelaku Makar di Jayapura, Berperan Staf Kasad dan Sekretaris Negara Papua Barat

Roy mengatakan Lukas Enembe berkukuh memilih untuk menetap dan tak akan meninggalkan Papua sekalipun untuk keperluan pemeriksaan.

"Dia tidak akan keluar Jayapura, Papua, sampai dengan persoalan kasus dia selesai," kata Roy dikutip dari video Kompas TV, Rabu (21/9/2022).

Roy menjelaskan kliennya Lukas Enembe merasa tidak nyaman atas kasus yang menjeratnya. Karena itu, dia memilih tetap berada di Papua.


 

"Pak Gubernur merasa bahwa dia merasa tidak nyaman, sehingga dia mengambil posisi hidup tinggal di Papua bersama rakyatnya," ucap Roy.

Baca Juga: Menolak ke Jakarta untuk Diperiksa, Apa Kata Kantor Staf Presiden soal Dugaan Korupsi Lukas Enembe?

Ia menegaskan apabila Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) hendak memeriksa Lukas Enembe, maka diharapkan dapat hadir ke Papua.

Roy mengaku sudah bertemu dengan Direktur Penyidik KPK untuk membicarakan teknis pemeriksaan Lukas Enembe.

Dalam kesempatan tersebut, kata Roy, Direktur Penyidik KPK tidak mempersoalkan jika Lukas Enembe ingin diperiksa di Papua.

"Saya bertemu dengan saudara Guntur, Direktur Penyidik KPK ketika demo di Mako Brimob," ujar Roy.

"Beliau sampaikan bahwa akan periksa Bapak (Lukas Enembe) di Jakarta boleh, mau periksa di Papua (juga) boleh, sehingga alternatif Jakarta sudah kita tidak pilih lagi."

Baca Juga: Capai Rp 560 Miliar, KPK Terus Telusuri Aliran Dana Kasino Lukas Enembe!


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x