Kompas TV regional berita daerah

Tidak Diberi Ambulance Jenazah Ditandu 5 Kilometer

Rabu, 21 September 2022 | 15:14 WIB

Penulis : KompasTV Makassar

POLMAN, KOMPAS.TV - Lantaran tidak diberi izin menggunakan mobil ambulance puskesmas  warga dipolewali mandar  sulawesi barat  terpaksa menggotong jenazah keluarganya dari puskesmas menuju rumah duka sejauh lima kilometer. Video yang memperlihatkan jenazah digotong menggunakan sarung dan bambu warga  akhrinya viral di media sosial.

Dalam video yang berdedar  media sosial facebook sejak senin pagi tadi  nampak sejumlah warga menggotong jenazah kerabatnya menggunakan sarung dan bambu  meninggal ruangan puskesmas campalagian.

Jenazah digotong warga beramai ramai menyusuri jalan trans sulawesi menuju rumah duka di dusun labuang desa laliko kecamatan campalagian sejauh lima kilometer  diketahui jenazah yang digotong ini atas nama darwis  55 tahun

Video yang direkam pada minggu sore kemarin ini juga memperlihatkan belasan warga nampak bergantian menggotong jenazah sambil menunjukkan rasa kecewa mereka lantaran tidak diberi mobil ambulans oleh pihak puskesmas.

Sementara usai pemakaman almarhum senin siang tadi  para kerabat masih dipenuhi rasa sedih dan kecewa atas pelayanan buruk pihak puskesmas campalagian  yang seharusnya mencarikan solusi untuk membawa jenazah yang telah tertahan selama lebih dari dua jam  namun malah mereka yang disuru mencari sendiri ambulance  sementara di puskesmas saat itu ada mobil ambulance.

Berbeda dengan pihak keluarga  pihak puskesmas mengaku telah berusaha mencari ambulance swasta untuk pasien lantaran ambulance dirumah sakit saat itu disiapkan untuk merujuk seorang pasien kritis ke rumah sakit umum. Meski demikian pihak puskesmas mengaku memahami kondisi keluarga yang saat itu sedang berduka hingga mudah hilang kesabaran.

Almarhum diketahui sempat dirawat di puskesmas campalagian selama tiga hari dengan keluhan sakit di ulu hati dans esak nafas  namun kondisinya terus memburuk dan meninggal dunia sebelum sempat di rujuk kerumah sakit umum daerah polewali mandar.

Keluarga almarhum sendiri berharap pihak puskesmas berbenah dan lebih meningkatkan pelayanan pada warga  terutama menyiapkan ambulance untuk jenzah  sehingga  kejadian serupa tidak terjadi pada warga yang lain.


#potretmiris
#nasibwargamiskin
#pedalamansulbar


Sumber : Kompas TV Makassar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x