Kompas TV nasional rumah pemilu

Pilpres 2024: Anies Masih Menunggu, Wagub DKI Dukung Prabowo

Minggu, 18 September 2022 | 17:56 WIB
pilpres-2024-anies-masih-menunggu-wagub-dki-dukung-prabowo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pimpin upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka HUT ke-77 RI di Monas, Rabu (17/8/22). (Sumber: Istimewa)

Penulis : Nadia Intan Fajarlie | Editor : Edy A. Putra

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih menunggu keputusan partai politik yang akan mengusung dirinya sebagai calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Kami percaya, partai-partai politik ini akan mengedepankan kepentingan bangsa, kepentingan negara di dalam mereka menyusun koalisi, dan di dalam mereka nanti menentukan calon-calonnya," ujar Anies, Sabtu (16/9/2022), dikutip dari tayangan Kompas Pagi Kompas TV.

Sebagaimana telah dikabarkan KOMPAS.TV sebelumnya, masa jabatan Gubernur DKI Jakarta ke-17 itu akan berakhir pada 16 Oktober 2022.

"Saya sebagai orang yang baru selesai, nanti ini selesai, sesudah itu nanti kita lihat, apakah kemudian saya berada di wilayah politik atau yang lain," terangnya.

Anies belum menyebut partai mana yang akan mengusung dirinya pada Pilpres 2024.

"Kalau ada yang mengusul ya kita lihat," ungkap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.


Baca Juga: Anies Baswedan Pilih Tunggu Keputusan Partai Koalisi dalam Pemilu 2024

Di sisi lain, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi kemungkinan Anies maju dalam bursa capres pada Pilpres dua tahun mendatang.

Menurut Riza, semua warga negara memiliki hak untuk memilih dan dipilih di dalam pemilihan umum.

"Setiap warga negara itu punya hak dipilih maupun memilihnya. Jadi setiap warga negara silakan saja itu hak masing-masing," jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu.

Ia menegaskan, dirinya tak ingin mencampuri urusan politik pribadi Anies.

"Saya sebagai wakil gubernur tidak ingin mencampuri wilayah-wilayah politik pribadinya (Anies -red)," imbuhnya.

"Bagi pak Anies itu hak pak Anies, ada pak Ganjar di Jawa Tengah, ada Bu Puan, ada Pak Imin (Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, red), pak Airlangga (Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto), ada pak Erick Thohir, siapa saja silakan, itu haknya. Tentu, semua harus melalui mekanisme yang ada."

Riza mengungkapkan, sebagai kader Partai Gerindra dia mendukung Prabowo Subianto sebagai capres pada Pilpres 2024 mendatang.

"Saya sebagai kader Gerindra tentu saya mendukung pak Prabowo Subianto sebagai capres 2024-2029 ya," tegasnya.

Baca Juga: Demokrat Respon Wacana Anies-AHY untuk Pemilu 2024: Kami akan Pelajari Sungguh-sungguh


 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x