Kompas TV video vod

Soal Perintah KSAD Protes ke Effendi Simbolon, Pengamat: Spontanitas atau Sistematis?

Rabu, 14 September 2022 | 22:45 WIB

Penulis : Dea Davina

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Anggota Komisi I DPR, Effendi Simbolon meminta maaf atas pernyataannya yang menyebut TNI sebagai gerombolan.

Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Dudung Abdurachman merespons pernyataan itu dengan memerintahkan anak buahnya untuk ramai-ramai memprotes pernyataan Effendi Simbolon itu.

TNI Angkatan Darat di berbagai daerah ramai-ramai mengecam pernyataan anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon yang menyebut TNI sebagai gerombolan.

Komandan Kodim 0503 Jakarta Barat Letkol I Made Maha Yudhiksa menilai, ucapan Effendi Simbolon mendiskreditkan TNI sebagai institusi negara.

Kemarahan anggota TNI diberbagai daerah itu akhirnya direspon oleh anggota Komisi I DPR Fraksi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon yang meminta maaf karena menyebut TNI sebagai gerombolan.

Baca Juga: Usai Pernyataanya Bikin Gaduh, Effendi Simbolon Minta Maaf dan Langsung Temui Panglima TNI

Effendi menjelaskan alasannya melontarkan ucapan itu karena melihat ada ketidakharmonisan dan ketidakpatuhan di tubuh TNI.

Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Dudung Abdurachman menegaskan, pernyataan TNI seperti gerombolan dan ormas menyakitkan.

Karena Effendi Simbolon telah meminta maaf, KSAD meminta para prajurit menghentikan kemarahannya.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Dudung Abdurachman, memerintahkan para prajurit tni angkatan ramai-ramai memprotes pernyataan itu.

Apakah langkah KSAD untuk menggerakan prajuritnya sudah tepat?

Kompas TV membahasnya bersama Pengamat Militer, Ridlwan Habib.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x