Kompas TV internasional kompas dunia

Taliban dan Pasukan Pakistan Baku Tembak di Perbatasan gara-gara Pembangunan Pos Jaga

Rabu, 14 September 2022 | 23:05 WIB
taliban-dan-pasukan-pakistan-baku-tembak-di-perbatasan-gara-gara-pembangunan-pos-jaga
Ilustrasi. Milisi Taliban berpatroli di jalanan Kabul usai terjadi bentrokan pada 21 September 2021. Pada Rabu (14/9/2022, otoritas Taliban dan Pakistan saling menyalahkan atas baku tembak antara kedua pasukan di perbatasan Afghanistan-Pakistan, Selasa (13/9/2022) malam waktu setempat. (Sumber: Felipe Dana/Associated Press)

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Vyara Lestari

ISLAMABAD, KOMPAS.TV - Otoritas Taliban dan Pakistan saling menyalahkan atas baku tembak antara kedua pasukan di perbatasan Afghanistan-Pakistan, Selasa (13/9/2022) malam waktu setempat.

Pada Rabu (14/9), pagi hari usai kejadian, Kabul dan Islamabad merilis pernyataan yang menuduh tetangganya sebagai penyebab baku tembak.

Baku tembak antara personel Taliban dan militer Pakistan sendiri menimbulkan korban di kedua belah pihak.

Menurut kronologi kejadian versi Taliban, personelnya berusaha menghentikan upaya pasukan Pakistan membangun sebuah pos penjagaan dekat perbatasan Distrik Dand-e-Patan, Provinsi Paktika, timur Afghanistan.

Baca Juga: Taliban Klaim Penutupan Sekolah-Sekolah Perempuan Sesuai Keinginan Orang Tua, Warga Membantah

Wakil juru bicara Taliban, Bilal Karimi menyatakan bahwa pasukan Afghanistan mendatangi pasukan Pakistan untuk berbicara. Namun, kata dia, tiba-tiba pasukan Pakistan menembak.

Karimi menegaskan bahwa tidak boleh ada instalasi militer yang dibangun di dekat perbatasan Afghanistan-Pakistan.

“Masalah ini tengah diselidiki dan para pemimpin (Taliban) telah diberi tahu,” kata Karimi dikutip Associated Press.


 

Sementara itu, dari pihak Pakistan, Islamabad mengeklaim insiden ini bermula dari penyerangan ke pos jaga di Distrik Kurram, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Pakistan melaporkan bahwa tiga serdadunya tewas akibat tembakan milisi dari seberang perbatasan.

Pakistan dan Taliban sendiri selama ini saling tuduh telah melindungi pemberontak bagi negara masing-masing. Kedua pihak sama-sama membantahnya.

Baca Juga: Parahnya Banjir Pakistan bahkan Terlihat dari Luar Angkasa

 


Sumber : Associated Press

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x