Kompas TV nasional aiman

Asep Iwan: Tak Kembalikan Aset Kena Pasal Penggelapan KUHP

Jumat, 21 September 2018 | 15:10 WIB

Jurnalis KompasTV Aiman Witjaksono mewawancarai pakar hukum pidana sekaligus mantan hakim, Asep Iwan Iriawan, terkait penagihan ribuan aset Kemenpora kepada Roy Suryo.

Ia menyatakan, kasus barang-barang investaris kantor/instansi dibawa oleh mantan pejabat banyak terjadi. Sejumlah kasusnya pun telah mendapat vonis hakim, sehingga ini bukan hal baru.

Asep Iwan menyatakan kasus ini adalah penggelapan dalam jabatan yang diatur dalam pasal 374 KUHP. Ia juga menyatakan pejabat tersebut juga dapat disangka dengan UU Tipikor.

Penulis : edika ipelona | Editor : Sadryna Evanalia


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:17
PEMKAB BATANG, JATENG, SIAP LAKUKAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA TINGKAT PAUD-SMP MULAI 8 MARET 2021   GUBERNUR JATIM KHOFIFAH INDAR PARAWANSA SEBUT PEMDA PERLU NORMALISASI SUNGAI UNTUK ATASI BANJIR   KETUA DPD MINTA PEMDA HADIRKAN KEBIJAKAN INOVATIF DI SEKTOR EKONOMI AGAR PROSES PEMULIHAN DARI PANDEMI LEBIH CEPAT   KEMENTERIAN PUPR GENCARKAN GERAKAN BANGUN RUMAH SUBSIDI BERKUALITAS   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA HARAP KEMENTERIAN PUPR MEMULAI NORMALISASI SUNGAI TAHUN INI   WAMENKES: VAKSIN SINOVAC YANG BARU TIBA DIPERUNTUKKAN BAGI PELAYAN PUBLIK DAN LANSIA   KETUA SATGAS DONI MONARDO OPTIMISTIS PANDEMI COVID-19 BISA TERKENDALI PADA 17 AGUSTUS 2021   KETUA SATGAS DONI MONARDO: MAYORITAS KASUS KEMATIAN COVID-19 BERASAL DARI PENDERITA KOMORBID   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA PEMERINTAH LINDUNGI PELAKU BUDAYA DAN PARIWISATA DARI DAMPAK PANDEMI COVID-19   KPK DALAMI DUGAAN KORUPSI GUBERNUR SULSEL NURDIN ABDULLAH MENGALIR KE DANA KAMPANYE PILKADA   MENSOS TRI RISMAHARINI KUKUHKAN PENGURUS NASIONAL KARANG TARUNA NASIONAL PERIODE 2020-2025   PEMKAB BULELENG, BALI, TARGETKAN PEMBERIAN VAKSIN KEPADA 7.500 ORANG, TERMASUK ASN DAN TNI-POLRI   WAKIL MENTERI KESEHATAN SEBUT SEMUA VAKSIN YANG DIPESAN PEMERINTAH AKAN PENUHI VAKSINASI 186 JUTA RAKYAT INDONESIA   WAKIL MENTERI KESEHATAN: SELAIN DARI SINOVAC, PEMERINTAH MASIH TUNGGU VAKSIN DARI PFIZER, ASTRAZENECA, DAN NOVAVAX