Kompas TV video vod

Pengacara Brigadir J Tuding Skenario Komnas HAM & Komnas Perempuan Berupaya Bebaskan Sambo Dkk

Selasa, 13 September 2022 | 08:33 WIB

Penulis : Sadryna Evanalia

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV – Kuasa Hukum keluarga Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J menyebut indikasi obstruction of justice dari kasus pembunuhan Brigadir J terlihat dari proses penyidikan terhadap para tersangka yang berlarut-larut serta penggunaan alat uji kebohongan yang dianggap tidak perlu.

Selain itu, Johnson Panjaitan menuding adanya upaya membebaskan para tersangka yaitu Irjen Ferdy Sambo dan kawan-kawan melalui skenario Komnas HAM dan Komas Perempuan yang menggiring kasus pembunuhan Brigadir Yosua pada kasus pelecehan seksual.

Baca Juga: Komnas HAM: Sudah Terjadi "Extra Judisial Killing", Ferdy Sambo Pantas Dihukum Seberat-Beratnya!

"Yang laporan pro justicia itu muncul dari Komnas HAM dan Komnas Perempuan," ujar Johnson Panjaitan.

Ia pun menyoroti bagaimana obstruction of justice yang seharusnya diungkap ke publik oleh sejumlah tersangka yang terlibat.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x