Kompas TV nasional politik

Lewat Dubes RI di London Pemerintah Indonesia Turut Berkabung atas Wafatnya Ratu Elizabeth II

Jumat, 9 September 2022 | 03:10 WIB
lewat-dubes-ri-di-london-pemerintah-indonesia-turut-berkabung-atas-wafatnya-ratu-elizabeth-ii
Tim-tim Premier League seperti Manchester United, Manchester City, Arsenal, Tottenham Hotspur dan Newcastle United mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya Ratu Elizabeth II, Kamis (8/9/2022). (Sumber: Twitter @PremierLeague)
Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Hariyanto Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di London, Inggris, turut berduka atas kepergian Ratu Elizabeth II. 

Pemimpin kerajaan Inggris Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada usia 96 tahun, Kamis (8/9/2022) petang waktu setempat. 

Duta Besar Indonesia untuk Inggris, merangkap Irlandia dan International Maritime Organization, Desra Percaya, menyatakan Ratu Elizabeth adalah sosok penting dalam penguatan persahabatan Indonesia-Inggris.

Baca Juga: Kisah Sejoli Ratu Elizabeth II dan Pangeran Phillip dan Kedekatan Mereka Berlibur ke Indonesia

Ratu Elizabeth merupakan pemimpin yang dihormati, dicintai rakyatnya. Secara individu, Ratu Elizabeth sangat hangat dan juga humoris.

"Duka teramat mendalam mendengar kabar wafatnya Baginda Ratu Elizabeth II hari ini (8/9). Beliau adalah Ratu yang dicintai rakyatnya, pemimpin yang dihormati, individu yang sangat hangat dan juga humoris. Sosok penting dalam penguatan persahabatan Indonesia-Inggris. May she rest in peace," tulis Desra melalui Twitter pribadinya, Jumat (9/9/2022).

Setelah berpulangnya Ratu Elizabeth II, kerajan Inggris kini dipimpin oleh Raja Charles III.

Dalam sebuah pernyataan keluarga Kerajaan atas nama Charles III menjelaskan wafatnya Ratu Elizabeth adalah wafatnya Ratu Elizabeth adalah momen kesedihan terbesar bagi Charles dan anggota keluarga.

Baca Juga: Pemerintah Inggris Keluarkan Pernyataan Resmi usai Ratu Inggris Wafat: God Save the King

Ratu Elizabeth merupakan seorang pemimpin yang disayangi dan seorang ibu yang sangat dicintai.

Chaless menyatakan kepergian Ratu akan sangat dirasakan di seluruh negeri, negara pesemakmuran dan oleh banyak orang di seluruh dunia. 

"Selama masa berkabung dan perubahan ini, saya dan keluarga saya akan dihibur dan ditopang oleh pengetahuan kami tentang rasa hormat dan kasih sayang yang mendalam di mana Ratu dicintai secara luas," tulis pernyataan Charles III, Raja Inggris yang baru, seperti laporan BBC, Jumat (9/9/2022).

Baca Juga: Keluarga Kerajaan Bergegas Berkumpul di Sisi Ratu Inggris usai Kesehatannya Dilaporkan Turun Drastis

Adapun bendera di Istana Buckingham diturunkan menjadi setengah tiang pada pukul 18.30 waktu London.

Saat berita kematian Ratu diumumkan, ratusan orang berkumpul di luar gerbang Istana Buckingham dan Balmoral. Beberapa terlihat mulai menangis. Sebuah helikopter mengitari langit di atas.


 

Perdana Menteri Inggris Liz Truss mengatakan Ratu Elizabeth II meninggalkan warisan besar.

Hari ini Mahkota kerajaan berganti, seperti yang telah terjadi selama lebih dari seribu tahun kepada raja baru, kepala negara yang baru, Yang Mulia Raja Charles III.

Baca Juga: Dari Winston Churchill sampai Liz Truss, Ratu Elizabeth Alami Kepemimpinan 15 Perdana Menteri

"Kami menawarkan kepadanya kesetiaan dan pengabdian kami, sama seperti ibunya yang sangat mengabdi kepada kami selama ini," ujar Liz dalam jumpa pers. 
 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


VOD

Jawaban Jokowi Saat Ditanya Soal Reshuffle Rabu Pon

Selasa, 31 Januari 2023 | 23:45 WIB
Close Ads x