Kompas TV video vod

Mahasiswa Hina Jokowi saat Demo Tolak Kenaikan BBM Dijatuhi Sanksi, Bikin 4 Karya Ilmiah

Selasa, 6 September 2022 | 11:44 WIB

Penulis : Ikbal Maulana

GORONTALO, KOMPAS.TV - Rektor Universitas Negeri Gorontalo menjatuhi sanksi skorsing bersyarat satu semester kepada Yunus Pasau mahasiswa yang menghina Presiden Joko Widodo saat demo tolak kenaikan harga BBM, 2 September 2022 lalu.

Sanksi bersyarat akan diberlakukan jika Yunus tidak bisa menyelesaikan empat paper atau karya ilmiah dalam satu semester.

“usulan dari fakultas terkait sanksi skorsing satu semester itu akan diterapkan oleh pihak rektorat, tetapi itu menjadi sanksi bersyarat.” Kata Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok, Senin (5/9).

“Sanksi skorsing satu semester ini akan diberlakukan secara full apabila penugasan khusus yang disampaikan oleh bapak Kapolda, yang bersangkuta untuk membuat paper dan tulisan, empat paper dalam satu semester,” lanjutnya.

Baca Juga: Koar-Koar Hina Jokowi Saat Orasi, Mahasiswa Ini Berujung Minta Maaf ke Presiden Jokowi

Sebelumnya, seorang mahasiswa semester tujuh Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo viral di media sosial saat mengucapkan kalimat tak senonoh ke Presiden Joko Widodo.

Kalimat itu diucapkan saat Yunus berorasi tolak kenaikan harga BBM di Simpang Lima, Kota Gorontalo, pada Jumat, 2 september 2022 lalu.

Video Editor: Firmansyah


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x