Kompas TV nasional berita kompas tv

KPU Coret 64 Ribu Data Ganda & Tidak Penuhi Syarat

Sabtu, 15 September 2018 | 11:45 WIB

Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur mencoret sekitar 64 ribu data DPT ganda dan pemilih yang tidak memenuhi syarat.

Keputusan KPU mencoret 64 ribu pemilih dari DPT dilakukan setelah rapat koordinasi penyempurnaan DPT dengan melibatkan Bawaslu, KPU kabupaten dan kota, serta partai politik peserta pemilu.

Dari pencermatan dan verifikasi, diketahui terdapat sekitar 54 ribu pemilih dengan data ganda, baik kesamaan nama dan nomor induk kependudukan akibat kesalahan sistem maupun manusia.

Selain data ganda, KPU juga menemukan adanya pemilih yang tidak memenuhi syarat dalam DPT.

Dengan penyempurnaan data DPT terbaru ini, kini daftar pemilih tetap Jawa Timur berubah dari 30.554.000 pemilih menjadi 30.490.000 pemilih.

Penulis : | Editor : Desy Hartini




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:55
SEBANYAK 11 PRAJURIT TNI KODIM 1603 SIKKA, NTT, TERKONFIRMASI POSITIF KORONA SETELAH PULANG PENDIDIKAN DARI BALI   BAPPENDA NTB: DALAM SEPEKAN, TERKUMPUL RP 42,16 JUTA DARI DENDA WARGA DAN ASN YANG TAK MENGGUNAKAN MASKER   PEMKAB SLEMAN, YOGYAKARTA, SIAPKAN RUSUNAWA GEMAWANG UNTUK ISOLASI PASIEN KORONA ASIMTOMATIK    SRI SULTAN HB X MINTA KABUPATEN/KOTA DI DIY TERAPKAN SANKSI SECARA KONSISTEN BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   BUPATI BERAU, KALTIM, H MUHARRAM, MENINGGAL DUNIA SETELAH 13 HARI DIRAWAT KARENA POSITIF KORONA   DINKES SEBUT KASUS COVID-19 DI KARAWANG, JAWA BARAT, DIDOMINASI OLEH KLASTER INDUSTRI   WALI KOTA TANGERANG ARIEF WISMANSYAH: TEMPAT TIDUR RS RUJUKAN KORONA DI KOTA TANGERANG SUDAH TERISI LEBIH DARI 73%   PEMPROV BANTEN BERENCANA SIAPKAN 5 HEKTAR LAHAN MAKAM KHUSUS BAGI PASIEN KORONA YANG MENINGGAL   POLRI: 8 HARI OPERASI YUSTISI, DENDA YANG TERKUMPUL DARI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN MENCAPAI RP 924,17 JUTA   SATGAS COVID-19 MINTA SETIAP PERUSAHAAN RUTIN TES USAP KE KARYAWAN GUNA TEKAN ANGKA PENULARAN KLASTER PERKANTORAN   PP MUHAMMADIYAH MINTA ELITE PARPOL TAK MANFAATKAN PANDEMI KORONA SEBAGAI KOMODITAS POLITIK KEKUASAAN   BAWASLU: 50 KABUPATEN/KOTA PENYELENGGARA PILKADA MASUK KATEGORI RAWAN TINGGI DALAM ASPEK PANDEMI KORONA    BAWASLU MINTA SEMUA PIHAK BERKOMITMEN MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN PADA SETIAP TAHAPAN PILKADA 2020   BAWASLU MINTA PIMPINAN PARPOL IKUT CEGAH KERUMUNAN MASSA PADA RANGKAIAN PILKADA 2020