Kompas TV video vod

Rekontruksi Kasus Sambo Selasa Depan, 5 Tersangka Akan Dihadirkan di TKP Duren Tiga!

Minggu, 28 Agustus 2022 | 12:05 WIB

Penulis : Shinta Milenia

JAKARTA, KOMPAS.TV - Tim Khusus Polri terus mengebut pengusutan kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan tim khusus untuk tancap gas, menyelesaikan kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua.

Selasa (30/8/2022) depan, kelima tersangka bakal dihadirkan dan dikonfrontasi dalam rekonstruksi di Rumah Dinas Tersangka Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Demi transparansi, rekonstruksi juga akan disaksikan oleh Kompolnas dan Komnas HAM.

Rekonstruksi digelar untuk memperjelas peran masing-masing tersangka dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua, serta menguji alat bukti.

Meski polisi bilang seluruh tersangka akan hadir, Bharada Eliezer sebagai Justice Collaborator atau penguak fakta punya pilihan untuk tidak bertemu langsung dengan mantan bosnya, Ferdy Sambo.

Keluarga Yosua lewat kuasa hukumnya berharap rekonstruksi digelar terbuka.

Polisi juga diminta membandingkannya dengan alat bukti lain berupa rekaman kamera pemantau yang rusak, serta data komunikasi antara masing-masing orang yang terlibat.

Baca Juga: Mantan Kapolda Jabar: Para Tersangka akan Berdebat dalam Rekonstruksi, Bharada E Boleh Tidak Hadir

Dari hasil penyidikan Tim Khusus Polri sejauh ini total ada 5 tersangka pembunuhan Brigadir Yosua.

Yang pertama adalah Irjen Ferdy Sambo yang menjadi dalang dan perencana pembunuhan.

Lalu Bharada Richard Eliezer yang menjadi eksekutor, Bripka Ricky Rizal disebut membantu penembakan.

Kemudian sopir keluarga, Kuat Ma'ruf yang membantu dan menyaksikan penembakan.

Dan terakhir istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang disebut polisi terlibat perencanaan dengan menjanjikan uang Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

Yang masih jadi pertanyaan publik adalah soal motif pembunuhan berencana ini, akankah terjawab dalam rekonstruksi 30 Agustus nanti?.

Apakah yang terjadi di Magelang hingga membuat Ferdy Sambo tega membunuh sang ajudan?

Yang jelas, kata Kapolri hanya ada dua kemungkinan.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x