Kompas TV regional hukum

Kapolsek Sukodono Resmi Dicopot Gara-gara Pakai Narkoba Bersama 2 Anak Buahnya di Kantor

Jumat, 26 Agustus 2022 | 07:53 WIB
kapolsek-sukodono-resmi-dicopot-gara-gara-pakai-narkoba-bersama-2-anak-buahnya-di-kantor
Ilustrasi polisi (Sumber: Tribunnews.com)

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Jawa Timur memutuskan mencopot Kapolsek Sukodono, AKP I Ketut Agus Wardana, karena terjerat kasus dugaan perkara penyalahgunaan narkoba.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto mengatakan pencopotan AKP I Ketut Agus Wardana sebagai Kapolsek Sukodono berdasarkan Surat Telegram Rahasia (STR) Nomor 1219.

Baca Juga: Fakta Kapolsek Sukodono Ditangkap Propam karena Pakai Narkoba, Ditemukan Alat Hisap Sabu di Ruangan

Setelah AKP I Ketut Agus dicopot, kata Kombes Dirmanto, posisi Kapolsek Sukodono kemudian digantikan oleh AKP Supriatna.

"Berdasarkan STR Nomor 1219 yang diterbitkan hari ini, Kapolsek Sukodono kini secara definitif dijabat AKP Supriatna, yang sebelumnya ditunjuk sebagai pelaksana harian,” kata Kombes Dirmanto dalam keterangannya yang dikutip pada Jumat (26/8/2022).


 

Kombes Dirmanto memastikan pencopotan AKP I Ketut Agus Wardana sebagai Kapolsek Sukodono menindaklanjuti perkara penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga: Positif Narkoba, Kapolsek Sukodono Terancam Dipecat dari Anggota Polri

Adapun terungkapnya AKP I Ketut Agus mengonsumsi narkoba itu diketahui setelah dilakukan tes urine pada 23 Agustus dan dinyatakan positif.

Selain itu, dalam penggeledahan di salah satu ruangan Markas Polsek Sukodono, ditemukan bekas pemakaian narkoba jenis sabu.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x