Kompas TV internasional kompas dunia

Serbia Peringatkan akan Bertindak Sendiri bila NATO Tidak Bergerak Lindungi Etnis Serbia di Kosovo

Senin, 22 Agustus 2022 | 02:05 WIB
serbia-peringatkan-akan-bertindak-sendiri-bila-nato-tidak-bergerak-lindungi-etnis-serbia-di-kosovo
Presiden Serbia Aleksandar Vucic berbicara kepada rakyatnya pada konferensi pers di Beograd, Serbia, Minggu, 21 Agustus 2022. Vucic meminta NATO melakukan tugas mereka di Kosovo, atau Serbia harus melindungi minoritasnya di provinsi yang memisahkan diri itu. (Sumber: AP Photo/Darko Vojinovic)

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Hariyanto Kurniawan

BELGRADE, KOMPAS.TV - Presiden Serbia Alexander Vucic pada hari Minggu (21/8/2022), memberi ultimatum kepada NATO agar "melakukan tugas mereka" di Kosovo. Jika tidak, Serbia akan bergerak untuk melindungi minoritasnya di provinsi yang memisahkan diri itu.

Pidato berapi-api Vucic yang disiarkan televisi kepada bangsanya disiarkan menyusul gagalnya pembicaraan politik antara para pemimpin Serbia dan Kosovo awal pekan ini yang dimediasi oleh Uni Eropa di Brussels.

Serbia, bersama dengan sekutunya Rusia dan China, menolak mengakui deklarasi kemerdekaan Kosovo tahun 2008.

Intervensi pimpinan NATO tahun 1999 mengakhiri perang antara pasukan Serbia dan separatis di Kosovo dan menghentikan tindakan keras berdarah Beograd terhadap mayoritas Albania di Kosovo.

Uni Eropa mengawasi bertahun-tahun perundingan yang akhirnya gagal untuk menormalkan hubungan mereka, dengan mengatakan bahwa itu adalah salah satu prasyarat utama untuk keanggotaan Kosovo dan Serbia di blok 27 negara Uni Eropa.

“Kami tidak punya tempat untuk pergi, kami terpojok,” kata Vucic berapi-api.

"Kami akan menyelamatkan warga kami dari penganiayaan dan pogrom, jika NATO tidak mau melakukannya."

Baca Juga: Buntut Eskalasi Serbia-Kosovo, Pakar: Balkan Masih Terancam Perang, tetapi Diplomasi Bisa Diharapkan

Ilustrasi. Seorang pria melintas di depan mural bergambar Presiden Rusia Vladimir Putin dan betuliskan Kosovo adalah Serbia! di Beograd, 1 Agustus 2022. (Sumber: Darko Vojinovic/Associated Press)

Vucic juga mengeklaim "geng" Albania Kosovo harus dihentikan untuk menyeberang ke utara Kosovo, di mana sebagian besar orang Serbia Kosovo tinggal. Dia tidak memberikan bukti untuk klaim tersebut.

Ada ketakutan yang meluas di Barat bahwa Rusia dapat mendorong sekutunya Serbia untuk melakukan intervensi bersenjata di Kosovo utara yang selanjutnya akan mengacaukan Balkan dan mengalihkan setidaknya sebagian perhatian dunia dan NATO dari perang Rusia di Ukraina.



Sumber : Associated Press

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x