Kompas TV regional peristiwa

KKB Berulah Jelang HUT RI, Bakar Fasilitas Umum dan Rumah Warga di Intan Jaya Papua

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:47 WIB
kkb-berulah-jelang-hut-ri-bakar-fasilitas-umum-dan-rumah-warga-di-intan-jaya-papua
Barak Dinas Pemuda dan Olahraga Intan Jaya dibakar KKB, Intan Jaya, Papua, Selasa (16/8/2022). (Sumber: Dok. Humas Polda Papua)

Penulis : Baitur Rohman | Editor : Vyara Lestari

INTAN JAYA, KOMPAS.TV - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah jelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mereka kembali bergerak dan terjadi kontak senjata dengan aparat keamanan pada Selasa (16/8/2022).

Adapun lokasi kontak senjata ini terjadi di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah (Polda) Papua Kombes Faizal Ramadhani mengatakan, kontak tembak tersebut berlangsung selama tiga jam mulai dari pukul 10.00 hingga 13.00 WIT.

Selama aksi tembak itu terjadi, aparat keamanan tidak diperbolehkan keluar dari pos agar tidak terjadi risiko jatuhnya korban jiwa.

Baca juga: Kapolda Papua Minta Pemerintah Awasi Ketat Penggunaan Dana Desa, Diduga untuk Bantu KKB

Namun, KKB kemudian melakukan pembakaran pada sejumlah bangunan, termasuk fasilitas umum dan rumah warga.

"Yang terbakar itu satu gedung barak Dinas Pemuda dan Olahraga. Untuk pembakaran honai, kita sedang data, tetapi karena anggota sedang siaga, sehingga untuk olah TKP dan pendataan akan dilakukan setelah situasi dianggap kondusif," kata Faizal, Selasa (16/8/2022), dikutip dari Kompas.com.


Setelah kontak tembak berhenti, sambung Faizal, aparat keamanan segera melakukan penyisiran untuk mengusir KKB keluar dari wilayah tersebut. Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu

Baca juga: Seorang ASN di Nduga Papua Bawa Rp450 Juta untuk Beli Amunisi KKB, Diduga dari Beberapa Pejabat

Faizal menambahkan, aparat keamanan sudah dalam kondisi siaga sebelum kontak tembak terjadi. Sebab, pergerakan KKB jelang perayaan HUT Kemerdekaan RI tersebut sudah terdeteksi sebelumnya.

"Sebetulnya dari laporan intelijen, kita sudah mengantisipasi sejak beberapa waktu lalu dan kita sudah memberikan arahan di sembilan daerah yang menjadi sasaran operasi damai Cartensz, terkait kejadian-kejadian atau penyerangan yang dilakukan oleh KKB," kata Faizal.

 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by
jixie-logo



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x