Kompas TV nasional kriminal

Ferdy Sambo: Saya Melindungi Marwah dan Kehormatan Keluarga

Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:43 WIB
ferdy-sambo-saya-melindungi-marwah-dan-kehormatan-keluarga
Kepala Divisi Propam Polri nonaktif Irjen Pol. Ferdy Sambo usai jalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). (Sumber: ANTARA/Laily Rahmawaty)

Penulis : Danang Suryo | Editor : Hariyanto Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.TV - Inspektur Jenderal Ferdy Sambo buka suara usai diperiksa perdana sebagai tersangka kasus kematian Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, Kamis (11/8/2022) di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Ferdy Sambo memberikan pernyataannya kepada masyarakat melalui kuasa hukum, Arman Hanis.

"Hari ini klien kami Bapak FS (Ferdy Sambo) telah menjalankan pemeriksaan secara kooperatif dan menjawab pernyataan penyidik secara lengkap sesuai kapasitas Bapak FS dalam rangkaian peristiwa di Duren Tiga," tutur Arman Hanis kepada awak media.

Ferdy Sambo menyatakan akan patuh dalam setiap proses hukum yang menjalani dirinya. Nantinya di pengadilan dia mengatakan siap mempertanggungjawabkan apa yang dilakukannya.

"Saya akan patuh pada setiap proses hukum saat ini yang sedang berjalan dan nantinya di pengadilan akan saya pertanggungjawabkan," tutur Sambo.

Ia mengungkapkan alasannya melakukan peristiwa pembunuhan kepada Brigadir J untuk menjaga dan melindungi keluarganya.

Baca Juga: Mabes Polri: Hari Ini Kapolri Resmi Hentikan Kegiatan Satgassus Polri


"Saya adalah kepala keluarga dan murni niat saya untuk menjaga dan melindungi marwah dan kehormatan keluarga yang sangat saya cintai," lanjutnya.

Selain itu Sambo hanya mengungkapkan dia meminta maaf khususnya kepada Kepolisian RI terkait kasus yang menimpanya kali ini.

"Kepada institusi yang saya banggakan, Polri, dan khususnya kepada Bapak Kapolri yang sangat saya hormati. Saya memohon maaf. Dan secara khusus kepada sejawat Polri yang memperoleh dampak langsung dari kasus ini, saya memohon maaf," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya Inspektorat Khusus (Irsus) mengungkapkan Irjen Ferdy Sambo telah mengakui merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir J.

Dalam pengakuannya, Sambo mengatakan rencana pembunuhan terkait tindakan yang Brigadir J lakukan di Magelang.

Baca Juga: Terkuak, Rencana Pembunuhan Brigadir J Sudah Dirancang Irjen Ferdy Sambo sejak di Magelang

"Dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya, PC, yang telah mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang yang dilakukan oleh almarhum Yoshua," Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, Kamis.

Andi melanjutkan Sambo lantas memanggil tersangka lainnya yakni Bharada E atau Richard Eliezer dan Bripka RR atau Bripka Ricky Rizal.

"Untuk merencanakan pembunuhan terhadap almarhum Yoshua," imbuhnya.

 


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x