Kompas TV internasional krisis rusia ukraina

Putin Disebut akan Minta Kim Jong-un Kirim 100.000 Tentara ke Ukraina, Imbalannya Energi dan Gandum

Jumat, 5 Agustus 2022 | 17:39 WIB
putin-disebut-akan-minta-kim-jong-un-kirim-100-000-tentara-ke-ukraina-imbalannya-energi-dan-gandum
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat bertemu di Vladivostok pada 2019. Putin dilaporkan akan meminta bantuan Kim Jong-un agar mengirim 100.000 tentara ke Ukraina yang akan ditukar dengan energi dan gandum. (Sumber: AP Photo/Alexander Zemlianichenko, Pool, File)

Penulis : Haryo Jati | Editor : Edy A. Putra

MOSKOW, KOMPAS.TV - Presiden Rusia Vladimir Putin disebut akan meminta bantuan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, terkait perang di Ukraina.

Menurut sejumlah laporan di Rusia, Putin siap menukar pasokan energi dan gandum dengan 100.000 tentara Korea Utara.

Hubungan Korea Utara dan Rusia memang tengah mesra setelah rezim Kim Jong-un mengakui kedaulatan dan kemerdekaan Donetsk serta Luhansk, wilayah separatis di Ukraina.

Menurut laporan kantor berita pro-Rusia, Regnum, Korea Utara sendiri melalui saluran diplomatiknya mengungkapkan siap membantu memperbaiki kerusakan di Ukraina timur.


Baca Juga: Ini Kolonel Perempuan Pertama Rusia yang Tewas Terbunuh di Ukraina, Diberi Gelar Pahlawan

Daily Mail yang mengutip Regnum mengungkapkan, Korea Utara juga siap menyuplai pasukan untuk membantu Rusia di Ukraina.

Mereka dilaporkan bakal dikerahkan untuk membantu pasukan pemberontak pro Rusia, Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR).

“Negara itu (Korea Utara) siap mengirimkan hingga 100.000 pasukan ke Donbas,” bunyi laporan Regnum.

“Pyongyang akan mampu mengirimkan unit taktisnya ke Donbas,” tambahnya.

Sebagai imbalannya, Rusia akan memasok gandum dan energi untuk Korea Utara yang tengah dilanda krisis ekonomi dan pangan.

Ahli pertahanan, Kolonel Igor Korotchenko mengatakan kepada TV pemerintah Rusia, Rossiya 1, Rusia tak perlu malu menerima uluran tangan Kim Jong-un.


Sumber : Daily Mail

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x