Kompas TV internasional krisis rusia ukraina

Zelensky Ngamuk Disebut Sakit dan Tak Mampu Kontrol Ukraina: Berita Bohong yang Disebar Rusia

Jumat, 22 Juli 2022 | 15:49 WIB
zelensky-ngamuk-disebut-sakit-dan-tak-mampu-kontrol-ukraina-berita-bohong-yang-disebar-rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Zelensky mengamuk disebut sakit dan tak mampu mengontrol negaranya. (Sumber: AP Photo/Nariman El-Mofty, File)

Penulis : Haryo Jati | Editor : Edy A. Putra

KIEV, KOMPAS.TV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengamuk setelah disebut sakit sehingga tak mampu mengontrol negaranya.

Ia pun membantah rumor itu dan menyebutnya sebagai berita palsu yang disebarkan oleh Rusia.

Bantahan itu diungkapkan Zelensky melalui video Instagram yang diunggah Kamis (21/7/2022).

Ia mengatakan, berita palsu itu tersebar lewat serangan siber yang dituduhkannya ke Rusia.


Baca Juga: Presiden Belarusia Salahkan NATO sehingga Rusia Harus Serang Ukraina

Berita tersebut mengungkapkan bahwa Zelensky harus dirawat di rumah sakit, dan perlu dimasukkan ke ruang perawatan intensif.

Pejabat Ukraina sebelumnya telah menolak kampanye disinformasi Rusia yang sedang berlangsung selama penyerangan ke Ukraina.

“Saat ini, saya sedang berada di kantor. Saya merasa tak pernah sekuat ini,” kata Zelensky pada video tersebut dikutip dari Newsweek.

“Kabar buruk bagi kalian semua yang menyebarkan berita palsu. Saya tak sendiri, di sini ada 40 juta dari kami,” tambahnya.

Badan Komunikasi Khusus Ukraina mengungkapkan dalam unggahan Telegram, bahwa penjahat siber telah meretas stasiun radio Ukraina untuk menyebarkan informasi palsu yang menyebutkan kepala parlemen Ukraina akan memimpin negara itu.

Disebutkan bahwa hal itu terjadi karena Zelensky tak mampu melakukan pekerjaannya.

Menurut TAVR Media, radio yang menjadi target serangan Rusia mengungkapkan di Facebook, bahwa klaim soal kondisi kesehatan Zelensky itu tak berhubungan dengan realitas.

Baca Juga: Turki Sepakat dengan Rusia Agar Ekspor Gandum Ukraina Bisa Berjalan, tapi Dibayangi Ketidakpercayaan

Pihak perusahaan juga mengungkapkan telah bekerja untuk menyelesaikan masalah ini.

Zelensky pun menjadi pemimpin negara berikutnya yang diserang rumor kesehatan.

Anehnya, sebelum itu Presiden Rusia Vladimir Putin yang menjadi sasaran serangan rumor kesehatan.

Putin sempat dilaporkan menderita kanker, skizofrenia, dan Parkinson.


Sumber : Newsweek

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x