Kompas TV nasional peristiwa

Sandiaga: Penerbangan Moskow-Denpasar Segera Dibuka, Kemenhub Beri Lampu Hijau

Selasa, 5 Juli 2022 | 04:05 WIB
sandiaga-penerbangan-moskow-denpasar-segera-dibuka-kemenhub-beri-lampu-hijau
Tangkapan layar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing, Jakarta, Senin (21/3/2022). (Sumber: Antara)

Penulis : Danang Suryo | Editor : Hariyanto Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memberikan sinyal terkait dibukanya penerbangan langsung dari Moskow ke Denpasar, Senin (4/7/2022).

Rencana jalur penerbangan langsung ini berkaitan dengan momen kunjungan Presiden Joko Widodo ke Rusia yang bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Kami akan memanfaatkan momentum kunjungan wisatawan Rusia ke Indonesia dengan percepatan pembukaan penerbangan langsung dari Moskow ke Denpasar," tuturnya dalam Weekly Press Briefing 2022 Kemenparekraf, Senin (4/7/2022).

Sandiaga menyebut rencana pembukaan penerbangan ini sudah mendapatkan sudah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Baca Juga: Momen Sandiaga Uno Potong Rambut Gimbal Warga Wonosobo Dalam Tradisi Khusus

"Sudah mendapatkan lampu hijau dari Kemenhub. Saat ini beberapa maskapai Rusia, salah satunya Rosia Airlines, pernah mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Oktober 2018 dengan durasi penerbangan 3 kali seminggu," tuturnya.

Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta itu melanjutkan, turis asal Rusia berada dalam peringkat empat wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali. Berdasarkan temuannya, sekitar 300-400 ribu wisatawan asal Rusia berkunjung per tahun.

Pun demikian ketika pandemi, turis dari Rusia juga berdatangan dan berada dalam peringkat 10 besar wisatawan yang melancong ke Indonesia. Hal itu terhitung sejak Januari-Mei 2022.

Sementara wisatawan yang datang khusus ke Bali, dari Maret-Mei 2022, baru ada 3.600 orang.

Baca Juga: Soal Efektivitas Misi Damai Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Pengamat: Ini Diplomasi Jangka Panjang


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x