Kompas TV nasional peristiwa

Saat Anies Menang Adu Layangan dengan Lei Fie Kiat yang Juga Mantan Juara Dunia: Saya Beruntung

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:30 WIB
saat-anies-menang-adu-layangan-dengan-lei-fie-kiat-yang-juga-mantan-juara-dunia-saya-beruntung
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengadu layangan pada pembukaan turnamen layangan aduan Piala Gubernur DKI Jakarta di PIK 2, Penjaringan, Jakarta Utara dengan hadiah total yang disiapkan mencapai Rp140 juta dalam rangka memeriahkan HUT ke-495 Jakarta pada Sabtu (2/7/2022). (Sumber: Kompas.tv/Ant/HO-PPID DKI Jakarta)

Penulis : Dedik Priyanto | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memakai baju hitam dan topi hitam. Tangan kanannya tampak menarik-narik benang layangan yang terbang tinggi di atas.

Ternyata, Anies sedang adu tanding layangan dengan lawannya dan menang.

Tidak tanggung-tangung, yang dikalahkan Anies dalam duel layangan adalah Lei Fie Kiat, jawara kompetisi adu tarik layangan berkelas dunia dari Indonesia, .

Peristiwa ini terjadi saat Anies membuka turnamen layangan aduan Piala Gubernur DKI Jakarta di lapangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (2/7/2022).

"Saya beruntung juga tadi boleh main layangan melawan Koh Akiat dan saya tidak menduga layangannya Koh Akiat bisa putus. Siapa yang mendoakan tadi itu?," kata Anies gembira mengomentari kemenangannya kepada wartawan di Jakarta Utara.

Baca Juga: Presiden Jokowi Mantai Bareng Cucu di Nusa Dua Bali, Main Bola dan Terbangkan Layangan

Menang Lawan Jawara Dunia Layangan

Anies tidak menyangka benang layangan sang Juara Dunia tahun 1998-2004 itu putus setelah beradu gesek dengan layangannya.

Pengalaman Anies dulu bermain layangan rutin ketika kecil dianggapnya turut jadi andil dalam kemenangan itu.

Anies juga cerita, ketika masih kecil, dulu sering muncul masalah di rumah karena asyik bermain layangan.

"Lupa waktu kalau main layangan, siang hari yang harusnya tidur bisa pergi main layangan sampai panjang dan sekarang main layangan-layangan kecil, bukan layangan besar ya. Ini saya kembali kepada masa-masa dulu tumbuh besar," tutur Anies.

Menurut Anies, bermain layangan adalah kebiasaan jutaan anak-anak di Indonesia. Mungkin ada jutaan orang jumlahnya yang melalui masa kecilnya dengan memainkan permainan itu di siang hari sampai sore setiap hari.

Kini pertandingan adu layangan ada di level yang agak berbeda.


Menurut Anies, dalam pertandingan itu terasa sekali pergerakan olah raganya.

Bahkan untuk mengalahkan lawan, dirinya harus membutuhkan gerakan-gerakan, keterampilan serta taktik yang berhubungan dengan fisik seperti dalam pertandingan olah raga lainnya.


Sumber : Antara

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x