Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

MRT Fatmawati-TMII Dibangun 2023, Panjangnya 12 Km dan Lewati 10 Stasiun

Kamis, 30 Juni 2022 | 16:51 WIB
mrt-fatmawati-tmii-dibangun-2023-panjangnya-12-km-dan-lewati-10-stasiun
MRT Jakarta (Sumber: Kompas.com/Gerry Lotulong)
Penulis : Dina Karina | Editor : Deni Muliya

JAKARTA, KOMPAS.TV- Pembangunan Proyek Mass Rapid Transit (MRT) Fase 4 Fatmawati - TMII (Taman Mini Indonesia Indah) rencananya akan dilakukan pada tahun 2023.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan, MRT Fatmawati-TMII rencananya akan dibangun sepanjang 12 km.

MRT Fase 4 Fatmawati-TMII akan melewati total 10 stasiun yang terdiri dari Fatmawati, Antasari, Ampera, Warung Jati, Tanjung Barat, Ranco, Raya Bogor, Tanah Merdeka, Kampung Rambutan, dan TMII.

Ia menyampaikan, proses studi kelayakan atau feasibility study sudah selesai dilakukan.

MRT Jakarta juga sudah menyelesaikan perjanjian kerja sama dengan 3 perusahaan Korea, yakni KIND, KNR, serta Samsung C&T.

Baca Juga: Terowongan MRT Bundaran HI ke Thamrin Sudah Kelihatan, Pembangunan Fase 2A Terus Berjalan

Kesepakatan tersebut terkait eksplorasi kerja sama dalam pengembangan potensi MRT Jakarta fase 4.

Termasuk potensi pengembangan kawasan TOD, layanan bisnis konsultasi dan potensi bisnis lainnya.

"Studi kelayakan oleh KIND dan KNR sudah diselesaikan pada Mei 2022," kata William dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (30/6/2022).


Kini pihaknya tengah dalam proses menjajaki kemungkinan pendanaan dengan sejumlah pihak lainnya.

Diperkirakan, proyek tersebut membutuhkan dana sekitar Rp22 triliun -Rp30 triliun.

"Fase 4 sekarang dalam tahap BED (basic engineering design). Tahun ini didesain dan kalau dapat pendanaan, tahun depan kita konstruksi," ujar William.

Baca Juga: Anies Baswedan Tawarkan Investasi MRT Pada Delapan Perusahaan Inggris

Ia mengungkap, ada sejumlah investor swasta yang tertarik berinvestasi di MRT Fase 4.

Investasi swasta diperlukan agar pembangunan MRT tidak bergantung pada dana pemerintah.

"Korea Selatan itu specifically tertarik untuk mendanai Proyek MRT Fase 4," ucap William.

"60 persen dari pemerintah 40 persen dari swasta itu yang bisa saya gambarkan dari Fatmawati - TMII," tambahnya.

William menjelaskan, meski Fase 4 baru akan dibangun tahun depan, tetapi mungkin saja bisa lebih cepat selesai dibanding Fase 2 dan Fase 3.

Sebab, jalur MRT Fase 4 lebih pendek dari Fase 3 atau Timur - Barat (East - West Line) Balaraja-Tangerang.

Baca Juga: Tarif Terintegrasi LRT-MRT-Transjakarta Rp10.000 Disetujui, Pengesahan Tunggu Paripurna

Begitu juga jika dibandingkan dengan total panjang proyek Fase 2A (Bundarana HI - Kota) dan 2B (Kota - Ancol Barat) yang tercatat sepanjang 12,3 km.

"Dan ini (fase 4) juga segera kita mulai. Jadi kita akan lihat perkembangan perjalanan, pembangunan secara paralel fase 2A-2B, fase 3 juga akan dimulai, pada saat bersamaan fase 4 juga akan dimulai," tutur William.

"Mungkin Fase 4 bisa selesai duluan dari 2 dan 3 karena Fase 3 itu panjang sekali," sambungnya.

William belum menginformasikan kapan target MRT Fase 4 Fatmawati-TMII selesai.

Namun dari paparannya pada 2030, diproyeksikan jumlah ridership pada rute ini mencapai 97.340 penumpang.


Sumber :

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x