Kompas TV regional peristiwa

Kisah Para Pembunuh Bayaran di Musi Banyuasin yang Dibayar Rp 5 Juta

Selasa, 28 Juni 2022 | 05:30 WIB
kisah-para-pembunuh-bayaran-di-musi-banyuasin-yang-dibayar-rp-5-juta
Kepala Polres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy beserta jajaran memberikan keterangan pers penangkapan 9 tersangka kasus pembunuhan berencana yang diduga bayaran, di Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (27/6/2022) (sUMBER:ANTARA/HO-Polres Muba)

Penulis : Iman Firdaus

MUSI BANYUASIN, KOMPAS.TV- Kisah para pembunuh bayaran kian sering terdengar dalam peristiwa kriminal di Indonesia. Yang terbaru, aparat kepolisian Resor Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, menangkap komplotan "penghilang nyawa" bayaran yang diduga dibayar untuk masalah dendam persaingan bisnis terhadap seorang warga.

Kepala Polres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy di Sekayu, Muba, Senin, mengatakan ada sebanyak sembilan tersangka komplotan pembunuh yang ditangkap personel Satreskrim.

Sembilan tersangka tersebut yakni Efran, Erik Pratama, Juliansyah, Jhoni Kusmoyo, Apriadi, Alpino, Bobby Laniastra, Tarmizi, dan Firmansyah.

"Masing-masing tersangka ditangkap personel kami pada waktu dan tempat berbeda dari hasil pengembangan atas tiga pelaku (Efran, Erik Pratama, Juliansyah) yang lebih dulu ditangkap pada Sabtu (11/6). Saat ini semuanya sudah diringkus ke Mapolres," kata dia dikutip dari Antara, Selasa (28/6/2022).

Baca Juga: Tragis! Perempuan Bersimbah Darah Korban Pembunuhan Ditemukan di Rumah Indekos


Menurut dia, sembilan pelaku tersebut diduga komplotan pembunuh bayaran atas pesan seseorang untuk menewaskan Reli Sepriadi (33) warga kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Muba, pada Sabtu (26/3).

Kepada penyidik para pelaku tersebut mengaku mereka dijanjikan upah senilai Rp5 juta oleh seseorang yang masih dalam pengejaran aparat Satreskrim Polres Muba.

"Seseorang itu dalam pengejaran, ia diduga memerintahkan para tersangka membunuh korban dikarenakan dendam permasalahan bisnis," kata dia.

Bisnis itu belakangan diketahui terkait jual-beli narkoba yang dalam proses pengembangan aparat kepolisian.

"Dari pengakuan tersangka, korban berkaitan dalam bisnis tersebut, sehingga mereka dipesan oleh seseorang itu untuk menghabisi nyawanya (korban)," kata dia.

Berdasarkan laporan kepolisian, para pelaku dengan sengaja membujuk korban Reli ke lokasi sebuah pesta di Desa Pandang Dulang, Kecamatan Lawang Wetan, Muba.

Dalam bujukannya para pelaku mengajak korban menggunakan sabu-sabu setibanya di pesta tersebut hingga merekapun berangkat bersama-sama berboncengan kendaraan bermotor.

Setibanya di lokasi tersebut delapan tersangka menikam korban menggunakan senjata tajam sementara tersangka Firmansyah bertugas mengawasi.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Sadis Dua Wanita Ditangkap

Korban Reli ditemukan tewas oleh warga Desa Pandan Dulang pada Senin (28/3) sekitar pukul 20.45 WIB di lokasi tempat kejadian perkara, yang setelah dilakukan pemeriksaan kepolisian pada tubuh korban ditemukan sebanyak 41 luka tusukan.

Atas perbuatan tersebut sembilan pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan Berencana, Subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup.


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x