Kompas TV nasional agama

Resmi, Jemaah Haji Kini Bisa Gunakan Jasa Pendorong Kursi Roda di Masjidil Haram

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:49 WIB
resmi-jemaah-haji-kini-bisa-gunakan-jasa-pendorong-kursi-roda-di-masjidil-haram
Ilustrasi layanan kursi roda untuk haji 2022 di Tanah Suci, tepatnya berada di Masjidl Haram dan bisa digunakan untuk sai dan tawaf (Sumber: Biro Data Kemenag)

Penulis : Dedik Priyanto | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV - Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Fauzin menginformasikan saat ini ada layanan jasa resmi pendorong kursi roda di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. 

Layanan kursi roda ini bisa dimanfaatkan jemaah saat melaksanakan tawaf dan sai dalam proses haji 2022.

“Ada layanan jasa resmi pendorongan kursi roda di Masjidil Haram yang dapat dimanfaatkan jemaah untuk pelaksanaan tawaf dan sai,” ujarnya saat memberikan keterangan pers diikuti KOMPAS.TV dari Youtube Kemenag Kamis (23/6/2022).

Sebagai informasi tawaf adalah rukun haji, yakni mengeliling Ka'bah selama tujuh kali. Sedangkan sai adalah lari-lari di bukit Safa ke Marwah sebanyak tujuh kali dan juga menjadi rukun haji. 

Fauzin lantas menjelaskan, jasa layanan kursi roda ada di tiga terminal yang digunakan jemaah haji Indonesia, yaitu: Syib Amir, Jiad, dan Bab Ali.

Untuk waktunya sendiri, kata Fauzin, dari sore hari setelah waktu Asar sampai malam hari. Sedangkan pagi dan siang hari tidak ada karena cuacanya panas. 


“Jemaah yang memerlukan jasa layanan pendorongan kursi roda dapat langsung menuju terminal angkutan bus shalawatnya masing-masing,” ujarnya. 

Ia juga menjelaskan bahwa di tempat layanan kursi roda tersebut, ada petugas haji Sektor Khusus Masjdil Haram yang bersiap 24 jam untuk melayani jemaah.

Mereka akan memfasilitasi dan mendata, selanjutnya menghubungkan jemaah dengan jasa resmi pendorongan kursi roda Masjidil Haram.

“Petugas haji Sektor Khusus juga akan mendampingi jemaah melakukan transaksi langsung dengan jasa resmi pendorongan kursi roda Masjidil Haram untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan jemaah,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x