Kompas TV nasional politik

Djarot: Kalau Saya dan Pak Ahok Diberi 1 Kesempatan Lagi, Pasti Kemiskinan Jakarta di Bawah 5 Persen

Rabu, 22 Juni 2022 | 05:34 WIB
djarot-kalau-saya-dan-pak-ahok-diberi-1-kesempatan-lagi-pasti-kemiskinan-jakarta-di-bawah-5-persen
Ketua DPP PDI-P Djarot Saiful Hidayat. (Sumber: KOMPAS.com/ ACHMAD FAIZAL)

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Iman Firdaus

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua DPP PDI Perjuangan atau PDIP Djarot Saiful Hidayat angkat bicara mengenai tingkat kemiskinan di DKI Jakarta.

Djarot mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Pasalnya, kata dia, tingkat kemiskinan di Ibu Kota tidak sebanding dengan nilai APBD DKI Jakarta yang angkanya cukup besar.

Baca Juga: Angka Kemiskinan Naik dan Isu Minyak Goreng Disebut Jadi Alasan Jokowi Layak Reshuffle Kabinet

Ia pun mengeritik program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengenai rumah DP 0 rupiah yang digadang-gadang akan membantu rakyat miskin Ibu Kota.

"Prihatin, karena APBD DKI Jakarta besar banget. Kita tunggu-tunggu sebetulnya katanya menyubsidi rakyat miskin untuk mendapatkan rumah layak huni. Ternyata rumah dibangun dengan DP 0 rupiah juga enggak jelas berapa. Padahal APBD-nya besar banget," kata Djarot di Sekolah Partai PDI-P pada Selasa (21/6/2022).

Selain rumah DP 0 rupiah, Djarot juga menyoroti program OK OCE yang pernah dipopulerkan Pemprov DKI. Program tersebut sedianya digelar untuk mengangkat rakyat kecil supaya memiliki usaha.

"Hal seperti ini yang membikin kita miris. Jika kita mempertanyakan duit sebegitu besarnya untuk apa ya?" ujar Djarot.

Baca Juga: Menko PMK Sebut Kemiskinan Ibarat Kerak Nasi di Panci, Jumlahnya Sedikit Tapi Butuh Tenaga Ekstra

Selanjutnya, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyinggung penyelenggaraan ajang balap mobil listrik Formula E yang menghabiskan dana cukup besar.

Ketimbang membuat acara balapan mobil listrik, Djarot menilai lebih baik dana tersebut digunakan untuk membangun rumah susun.

Dengan begitu, kata Djarot, maka bisa membantu masyarakat miskin dan juga lebih efektif untuk mengurangi angka kemiskinan.

"Jadi jangan hanya dipoles kita apresiasi ini hari ulang tahun Jakarta hajatan. Gotong-royong diganti kolaborasi, hal-hal semacam ini cuma diksi-diksi saja, tidak membumi. Padahal, penting apa yang filosofi, apa yang dia kerjakan," ucap Djarot.

Baca Juga: Ramai-ramai Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun ke Jokowi: ada Ahok, Ganjar hingga Tumpengan dari PDIP

Lebih lanjut, Djarot mengatakan, apabila dirinya dan Basuki Tjahaja Purnama alis Ahok diberi kesempatan sekali lagi memimpin DKI Jakarta, maka ia memastikan angka kemiskinan akan turun.

Bahkan, Djarot mengklaim dengan menyebutkan angka kemiskinan bisa turun hingga di bawah 5 persen jika dirinya dan Ahok memimpin Jakarta.

Halaman Selanjutnya


Sumber : Kompas.com

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x