Kompas TV video vod

Anak Sapi Tertular PMK oleh Induknya Sendiri! Bupati Lumajang Imbau Warga Tak Buru-buru Jual Ternak

Minggu, 5 Juni 2022 | 14:39 WIB

Penulis : Edwin Zhan

LUMAJANG, KOMPAS.TV - Seekor anak sapi bernama "Sogol" di Lumajang, Jawa Timur, mati akibat penyakit mulut dan kuku (PMK).

Anak sapi tersebut tidak bisa bertahan hidup, lantaran tertular penyakit dari induknya.

Sejak Sabtu (4/6), kondisi anak sapi ini sudah terlihat lemas; ia tidak bisa berdiri, apalagi menyusu ke induknya.

Pemilik sapi sebenarnya sudah berusaha menyembuhkan indukan dan anak sapi ini, namun tidak berhasil.

Karena tak terselamatkan, pemilik sapi pun menguburkan anak sapi ini di pekarangan peternakan.

Sementara itu, Bupati Lumajang mendatangi sejumlah kandang hewan ternak.

Salah satu daerah yang didatangi adalah Kecamatan Senduro.

Bupati Lumajang melihat langsung kondisi sapi perah yang sudah sebulan ini terkena penyakit mulut dan kuku.

Ia meyakinkan para peternak bahwa penyakit ini bisa disembuhkan dan meminta peternak agar tidak terburu-buru menjual sapinya dengan harga murah, ke orang yang memanfaatkan situasi ini.

_____                                                             

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam nonstop di https://www.kompas.tv/live.

Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Yuk, subscribe channel YouTube Kompas TV!

Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: https://www.kompas.tv.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x