Kompas TV nasional peristiwa

Baru Mendarat di Madinah, Calon Haji Embarkasi Jakarta Meninggal Dunia

Sabtu, 4 Juni 2022 | 22:30 WIB
baru-mendarat-di-madinah-calon-haji-embarkasi-jakarta-meninggal-dunia
Petugas memeriksa kesehatan calon haji kelompok terbang (kloter) 1 embarkasi haji Jakarta-Pondok Gede di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (3/6/2022). (Sumber: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.)

Penulis : Switzy Sabandar | Editor : Hariyanto Kurniawan

MADINAH, KOMPAS.TV - Seorang calon haji kloter pertama embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) 1 meninggal dunia di klinik Bandara Pangeran Muhammad bin Abdul Aziz Madinah, Sabtu (4/6/2022).

Perempuan bernama Suhati binti Rahmat Ali (64) itu sempat mendapatkan penanganan petugas kesehatan pada pukul 13.00 waktu Arab Saudi, akan tetapi 30 menit kemudian ia dinyatakan meninggal.

Kloter pertama tersebut terbang pada Sabtu pukul 06.05 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz Madinah dan tiba pukul 11.30 WAS.

Suhati yang lahir pada 21 Maret 1958 merupakan salah seorang calon haji yang tergabung dalam Kloter Pertama Embarkasi JKG yang berjumlah 393 orang.

Baca Juga: Arab Saudi Sambut Jemaah Indonesia, Rombongan Calon Haji Pertama yang Tiba sejak Pandemi Covid-19

Menurut Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Haryanto, Suhati merasakan sakit ketika proses imigrasi seusai mendarat di bandara.

“Setelah dinyatakan meninggal, proses selanjutnya akan ditangani Muassaah Adilla dan almarhumah akan dimakamkan di pemakaman Baqi di Madinah,” ujarnya, seperti yang dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan suami almarhumah sudah mengikhlaskan dan menyerahkan ke petugas untuk dilakukan proses pemakaman.

“Suaminya akan diantar ke Hotel Taba Tower di sektor 1," ucap Haryanto.

Sementara, Kepala Pos Kesehatan Bandara Agus Sultoni mengatakan berdasarkan keterangan dokter klinik bandara yang menangani, Suhati mengalami gangguan irama jantung. Berdasarkan riwayat penyakit di siskohates, warga Kampung Hutan RT16/005 Ragunan Pasar Minggu Jakarta Selatan itu memiliki riwayat jantung, hiperlipedemia, dan riwayat penyakit tua.

“Tadi saya sempat diperlihatkan rekaman EKG (elektrokardiogram)-nya adalah gambaran irama jantung tidak teratur," kata Agus.

Baca Juga: Cara Kerja Wristband, Gelang Pintar untuk Pantau 3.000 Calon Haji 2022 yang Berisiko Tinggi

Kendari demikian, ia tidak menampik jika menurut Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang mendampingi Kloter 1 JKG menyatakan Suhati dalam kondisi sehat saat masih di Indonesia.


Sumber : Antara

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x