Kompas TV olahraga kompas sport

Ngeri, Manajer Anyar MU Erik ten Hag Ancam Guardiola-Klopp: Era Kalian akan Berakhir

Senin, 23 Mei 2022 | 22:24 WIB
ngeri-manajer-anyar-mu-erik-ten-hag-ancam-guardiola-klopp-era-kalian-akan-berakhir
Ilustrasi. Erik ten Hag yakin Manchester United bisa menandingi Manchester City dan Liverpool yang mendominasi Liga Inggris dalam beberapa musim terkini. (Sumber: Twitter @ManUtd)

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Edy A. Putra

LONDON, KOMPAS.TV - Erik ten Hag yakin Manchester United bisa menandingi Manchester City dan Liverpool yang mendominasi Liga Inggris dalam beberapa musim terkini.

Eks manajer Ajax Amsterdam ini bahkan melayangkan ancaman serius kepada kedua pelatih rival, Pep Guardiola dan Juergen Klopp, dengan mengatakan bahwa era mereka akan berakhir.

Hal tersebut disampaikan Ten Hag usai diperkenalkan sebagai manajer baru Manchester United, Minggu (22/5/2022) lalu. Ten Hag diperkenalkan kepada publik Setan Merah sebelum United takluk 1-0 dari Crystal Palace di Selhurst Park.

Sang manajer yakin bahwa era dominasi Guardiola dan Klopp di Liga Inggris akan berakhir. Ten Hag pun berniat membawa Setan Merah kembali ke masa kejayaan.

“Saya mengagumi keduanya (Guardiola dan Klopp). Mereka memainkan sepak bola yang fantastis. Namun, era itu akan berakhir,” kata Ten Hag dikutip Independent, Senin (23/5).

Baca Juga: Era Erik Ten Hag di Manchester United Dimulai Pekan Ini

Lebih lanjut, Ten Hag membeberkan gaya main yang akan diperkenalkannya ke Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan. Ia mengaku akan memberi kebebasan lebih kepada para pemain.

“Mungkin Anda sudah lihat Ajax? Para pemain menentukan jalannya permainan. Untuk gagasan, saya sudah punya. Saya akan menerjunkan tim terbaik saya,” kata pelatih berusia 52 tahun itu.

“Saya akan membariskan para pemain seperti itu, untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka, agar mereka nyaman dengan perannya lalu meraih kesuksesan bersama-sama,” lanjutnya.

Di lain sisi, Ten Hag merasa tidak terancam kariernya karena menangani United yang terjerumus beberapa musim belakangan, gagal lolos ke Liga Champions musim depan.


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x