Kompas TV nasional politik

Ketum KASBI: Omnibus Law Nyatanya Tidak Membuka Lapangan Kerja, Malah Menyengsarakan Buruh

Sabtu, 21 Mei 2022 | 16:03 WIB
ketum-kasbi-omnibus-law-nyatanya-tidak-membuka-lapangan-kerja-malah-menyengsarakan-buruh
Demo buruh Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Sabtu (21/5/2022). (Sumber: KOMPAS TV)

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Fadhilah

JAKARTA, KOMPAS.TV - Massa buruh dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) telah memadati kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Sabtu (21/5/2022).

Silih berganti perwakilan buruh menyuarakan aspirasinya. Salah satu yang dikritisi mengenai Omnibus Law.

Ketua Umum KASBI Nining Elitos dalam orasinya menyampaikan, demo KASBI ini untuk menekan agar pemerintah tidak memandang masyarakat dan buruh selalu dapat dijadikan alat kepentingan.

Baca Juga: Begini Kondisi Kapolsek dan Wakapolsek Gambir yang Terinjak Massa Demo Ricuh, 26 Orang Diperiksa

Masyarakat sudah jenuh akan penggusuran dengan alasan pembangunan dan investasi.

Namun, buntut dari pembangunan dan investasi tersebut tidak menghasilkan lapangan pekerjaan bagi mahasiswa maupun masyarakat. 

"Saat ini banyak lulusan pelajar dan mahasiswa masih sulit untuk mendapat lapangan pekerjaan. Bahkan setelah masuk dihadapi dengan sistem outsourcing," ujar Nining di atas mobil komando, Sebtu (21/5/2022).

Nining menambahkan, diterbitkannya UU Cipta Kerja Omnibus Law semakin menyengsarakan para pekerja dan buruh. 

Ia juga mengkritik pernyataan manis pemerintah yang menilai Omnibus Law dapat menarik investasi sebesar-besarnya, dan untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

Faktanya, menurut dia, tingginya investasi yang datang tidak membuat lapangan pekerjaan semakin luas.

Halaman Selanjutnya


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x