Kompas TV nasional hukum

Panglima TNI Minta Korban Kerangkeng Manusia Bupati Langkat Tak Takut Bicara, Ini Alasannya

Jumat, 20 Mei 2022 | 18:52 WIB
panglima-tni-minta-korban-kerangkeng-manusia-bupati-langkat-tak-takut-bicara-ini-alasannya
Tangkapan layar Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa memberi arahan kepada jajarannya saat membahas rekrutmen perwira karier TNI 2022 di Markas Besar TNI, Jakarta, sebagaimana disiarkan kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, Rabu (9/3/2022). Andika Perkasa meminta para korban kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin, agar tidak takut bersuara. (Sumber: Kompas.tv/Ant/Genta Tenri Mawangi)

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV - Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa meminta para korban kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin, agar tidak takut bersuara.

Panglima TNI meminta kepada para korban untuk berbicara menyampaikan kejadian yang sesungguhnya sesuai dengan yang dialaminya.

Baca Juga: Polisi Bongkar Makam Korban Kerangkeng Langkat yang Tewas 8 Jam Setelah Masuk Kerangkeng

Demikian hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat menerima kunjungan pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Tidak boleh takut ya, bicara apa adanya supaya kita bisa benar-benar menghukum mereka yang terlibat," kata Jenderal Andika diikutip dari kanal YouTube pribadinya di Jakarta, Jumat (20/5/2022).

Lebih lanjut, dalam audiensi antara Panglima TNI dengan pimpinan LPSK beserta sejumlah korban kerangkeng manusia tersebut, Jenderal Andika menanyakan langsung keberanian kpara orban untuk buka suara.

Baca Juga: Kasus Kerangkeng Manusia Bupati Langkat, Satu Korban Tewas Kembali Ditemukan

Para korban yang dihadirkan langsung menyatakan tidak takut dan siap memberikan keterangan atau kesaksian secara lengkap.

Namun demikian, terdapat satu orang pemuda di antaranya yang mengaku takut untuk bersuara ketika ditanya oleh Panglima TNI.

Ketika ditanya Panglima TNI, korban mengangguk dan mengaku takut karena masih trauma atas peristiwa yang dialaminya.


Sumber : Antara

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x