Kompas TV nasional aiman

Janggal Pembunuhan Ibu-Anak Subang - Aiman

Selasa, 10 Mei 2022 | 19:30 WIB

Penulis : Krisna Aditomo

KOMPASTV - 18 Agustus 2021 silam, nyawa seorang ibu dan anaknya terenggut keji di Subang, Jawa Barat. Jenazah Tuti (55) dan Amelia (23) ditemukan di dalam bagasi sebuah mobil mewah yang terparkir di halaman rumah kedua korban, di kawasan Jalan Gagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat. 

Sembilan bulan berlalu. Jejak pembunuh ibu dan anak ini belum juga menemukan titik terang. Awal 2022, Inspektur Jenderal Polisi Suntana, Kapolda Provinsi Jawa Barat begitu optimistis bahwa pelaku tindak kejahatan ini akan segera tertangkap. Bahkan, sketsa wajah pelaku pernah dipamerkan ke publik oleh aparat. Namun, kasus tersebut masih saja tidak memberikan secercah harapan hingga kabar penangkapan. 

Mengapa aparat begitu sulit mengungkap kasus ini? Padahal sejumlah bukti kuat telah dikantongi. Berbagai sidik jari dan susunan DNA juga telah dianalisis secara mendalam. Namun tidak satu pun dari deretan bukti tersebut mengarah ke penangkapan tersangka pembunuhan keji ini. 

Mungkinkah kasus ini akan menemui jalan buntu dan menambah deretan daftar cold cases kepolisian? Alias kasus-kasus yang tidak akan pernah diungkap oleh Polri? Aiman mengupasnya!

Untuk memberi gambaran umum tentang perkembangan kasus ini, Aiman berbincang dengan Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Irjen Pol. (Purn) Benny Mamoto. Seperti apa komunikasi yang dilakukan Kompolnas terhadap pihak kepolisian menyangkut kasus ini? Benarkah struktur DNA yang ditemukan di tempat kejadian perkara adalah benar milik pelaku?

Selain itu, Aiman juga berdiskusi dengan Adrianus Meliala, seorang pakar kejahatan alias kriminolog. Bagaimana pandangan dia melihat jalan panjang pengungkapan kasus pembunuhan ini yang belum juga mengarah ke sebuah titik terang? Ataukah kasus ini memang tidak akan pernah terungkap?

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19