Kompas TV internasional kompas dunia

Ledakan Bom di Masjid Kota Kabul, 10 Tewas dan 20 Orang Luka

Jumat, 29 April 2022 | 23:39 WIB
ledakan-bom-di-masjid-kota-kabul-10-tewas-dan-20-orang-luka
Ledakan dahsyat melanda sebuah masjid jemaah Sunni di ibu kota Afghanistan, Kabul, Jumat (29/4/2022). Menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai 20 orang. (Sumber: France24)

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Hariyanto Kurniawan

KABUL, KOMPAS.TV - Ledakan dahsyat melanda sebuah masjid di ibu kota Afghanistan, Kabul, Jumat (29/4/2022). Ledakan tersebut menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai 20 orang.

Ratusan jemaah pada saat kejadian sedang melaksanakan salat pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadan di Masjid Khalifa Aga Gul Jan. Penduduk setempat khawatir jumlah korban bisa lebih banyak, karena saat kejadian jemaah penuh sesak.

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Taliban, Mohammad Nafi Takor, seperti laporan France24, Jumat (29/4/2022), tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut dan petugas keamanan Taliban mengepung daerah itu.

Sumber ledakan itu tidak segera diketahui, sementara tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu.

Ledakan itu begitu keras sehingga lingkungan masjid terguncang akibat ledakan, kata para penduduk, yang berbicara tanpa menyebut nama karena khawatir akan keselamatan mereka sendiri.

Baca Juga: Usaha Menggulingkan Taliban di Afghanistan Ternyata Tengah Disiapkan, Siapa Pencetusnya?

Ilustrasi. Pejuang Taliban berjaga di luar masjid yang menjadi target serangan bom ISIS-K di Mazari Syarif, Afghanistan, Kamis (21/4/2022). Ledakan dahsyat melanda sebuah masjid jemaah Sunni di ibu kota Afghanistan, Kabul, Jumat (29/4/2022), menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai 20 orang. (Sumber: Associated Press)

Ambulans bergegas ke lokasi, mengemudi ke ujung jalan sempit di lingkungan timur Kabul untuk mencapai masjid, yang dimiliki oleh mayoritas Muslim Sunni Afghanistan.

Ledakan itu adalah yang terbaru dari serangkaian ledakan serupa di seluruh negeri. Serangan serupa terhadap masjid baru-baru ini menargetkan minoritas Muslim Syiah di negara itu dan diklaim oleh afiliasi regional kelompok Negara Islam atau Islamic State of Khorasan, yang dikenal sebagai Negara Islam Khorasan atau IS-K.

ISIS meningkatkan serangannya di Afghanistan sejak Taliban mengambil alih negara itu Agustus lalu.

Rumah sakit darurat Kabul yang dikelola Italia, yang hanya merawat korban perang, mencuitkan tweet bahwa stafnya melaporkan fasilitas tersebut telah menerima setidaknya "20 orang terluka" setelah ledakan.

Pekan lalu, 33 jemaah Syiah tewas di kota utara Mazar-e-Sharif, ketika sebuah bom menghantam masjid mereka dan sebuah sekolah agama yang berdekatan. ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

 



Sumber : France24

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x